Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

70 Juta Orang Diprediksi Akan Bepergian di Libur Natal dan Tahun Baru

Polri akan menggelar pasukan sebanyak 102 ribu personel, ditambah bantuan 32 ribu personel dari instansi terkait untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Choirul Arifin
zoom-in 70 Juta Orang Diprediksi Akan Bepergian di Libur Natal dan Tahun Baru
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah penumpang menaiki kereta api Taksaka di Stasiun Gambir, Jakarta, Jumat (25/11/2022). PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan 56 kereta api dan 513.348 kursi tambahan untuk periode keberangkatan 22 Desember 2022 sampai 8 Januari 2023 menyambut libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan kemungkinan bakal ada 70 juta penduduk Indonesia yang akan memanfaatkan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk berpergian, dengan sebaran di wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi.

"Survei kemarin, informasi libur Nataru ini bisa sampai 70 juta masyarakat Indonesia yang akan memanfaatkan libur Nataru ini baik di Sumatera, di Jawa, Kalimantan, maupun Sulawesi, itu kita harus antisipasi dengan baik," kata Dedi dalam konferensi pers seperti ditayangkan Kompas TV, Rabu (14/12/2022).

Berkenaan dengan hal ini, Polri akan menggelar pasukan sebanyak 102 ribu personel, ditambah bantuan 32 ribu personel dari instansi terkait untuk mengamankan kegiatan masyarakat tersebut.

Adapun kata Dedi, Polri mengambil pengalaman berdasarkan Operasi Ketupat sebelumnya untuk melakukan antisipasi jalur-jalur yang dinilai perlu adanya pengendalian. Seperti pintu penyeberangan Pelabuhan Bakauheni - Merak, hingga seluruh jalur Trans Jawa.

Baca juga: Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, ASDP Tingkatkan Kapasitas Angkut

"Polri bersama kementerian lembaga terkait, berdasarkan pengalaman Operasi Ketupat yang lalu, kita harus antisipasi dengan baik. Dari mulai penyeberangan Bakauheni - Merak, sampai dengan seluruh Trans Jawa, itu harus betul - betul kita kendalikan dengan baik," ungkap Dedi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas