Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
Live
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pekerja Migran Indonesia Rentan Jadi Target Keterpaparan Radikalisme di Luar Negeri

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar sebut Pekerja Migran Indonesia (PMI) rentan menjadi target keterpaparan paham radikalisme saat berada di luar negeri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Pekerja Migran Indonesia Rentan Jadi Target Keterpaparan Radikalisme di Luar Negeri
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Boy Rafli Amar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Kamis (10/11/2022). Dalam acara Pernyataan Pers Akhir Tahun 2022 BNPT RI di Jakarta, Rabu (28/12/2022), Komjen Boy Rafli Amar menyebut Pekerja Migran Indonesia (PMI) rentan menjadi target keterpaparan paham radikalisme saat mereka berada di luar negeri. 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pekerja Migran Indonesia (PMI) rentan menjadi target keterpaparan paham radikalisme saat mereka berada di luar negeri.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar dalam acara Pernyataan Pers Akhir Tahun 2022 BNPT RI di Jakarta, Rabu (28/12/2022).

"Jadi pekerja migran Indonesia ini juga ternyata dengan keberadaan mereka di luar, menjadi target. Keterpaparan mereka terindikasi di beberapa tempat," ujarnya.

Untuk itu BNPT melakukan sejumlah upaya untuk memberikan perlindungan kepada WNI dan bagi kepentingan nasional di luar negeri.

"Indonesia telah melaksanakan beberapa kegiatan antara lain pelatihan pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme kepada instruktur orientasi pra pengembangan pekerja migran Indonesia," ujarnya.

Penyusunan Peraturan Presiden (Perpres) tentang penanganan WNI di luar negeri dari tindak pidana terorisme juga dilakukan BNPT untuk mencegah PMI terpapar paham radikalisme saat di luar negeri.

Baca juga: BNPT: 545 Foreign Terorist Fighter Asal Indonesia Masih Ada di Zona Konflik Suriah dan Irak

Rekomendasi Untuk Anda

Indonesia juga menjadi bagian dalam konferensi untuk melawan tindak pidana terorisme di antara pekerja migran di Asia Tenggara.

Serta melakukan diseminasi dan kordinasi perlindungan WNI di luar negeri dari ancaman terorisme di Sydney (Australia), Los Angeles, dan San Francisco (AS).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas