Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jubir Pemerintah Ingatkan Status Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Dicabut

Jubir Pemerintah mengingatkan kepada masyarakat bahwa status pandemi Covid-19 di Indonesia belum dicabut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jubir Pemerintah Ingatkan Status Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Dicabut
Pixabay
WHO telah menetapkan subvarian virus corona baru (Covid-19) XBB.1.16 atau Acturus sebagai 'varian yang sedang dipantau'. Juru bicara pemerintah ingatkan masyarakat bahwa status pandemi Covid-19 di Indonesia belum dicabut. 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Pemerintah, Reisa Broto Asmoro ungkapkan mengenai status pandemi Covid-19 di Indonesia.

Reisa mengatakan status pandemi saat ini belum dicabut oleh pemerintah Indonesia.

"Sebenarnya status pandemi kita juga belum dicabut."

"Tapi, alhamdulillah memang di Indonesia ini dalam kondisi yang terkontrol Covid-19," kata Reisa.

Walaupun status pandemi belum dicabut, namun kondisi Covid-19 di Indonesia masih dapat terkontrol.

Ia pun mengingatkan kepada para pemudik untuk tetap melakukan vaksin booster.

Baca juga: Waspadai Arcturus, Subvarian Baru Covid-19

Vaksin, kata Reisa, berguna untuk menjaga pertahanan tubuh yang optimal.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya juga telah disarankan sebelum bertemu keluarga untuk melakukan vaksin terlebih dahulu untuk mengantisipasi dilakukannya kontak langsung dengan kelompok yang rentan.

"Vaksin itu untuk membentuk pertahanan yang optimal. Butuh waktu satu sampai dua pekan setelah penyuntikan."

"Vaksin dulu sebelum kita bertemu keluarga. Apalagi, kalau termasuk kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil atau orang-orang yang punya imuno defisiensi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut kasus Covid-19 belakangan ini kembali naik.

Terkait kondisi Covid-19 yang bisa dikendalikan, Jokowi menuturkan bahwa masyarakat jangan merasa aman sehingga tidak melakukan vaksinasi seperti yang sudah dianjurkan oleh pemerintah Indonesia.

"Jangan merasa aman kemudian tidak melengkapi vaksinasi yang sudah dianjurkan oleh pemerintah," terang  Jokowi.

Sementara, Kementerian Kesehatan meminta masyarakat agar aktif kembali memakai masker dan menjalani hidup sehat untuk mencegah potensi lonjakan kasus Covid-19.

"Masyarakat agar aktif kembali memakai masker, terutama untuk orang yang sedang sakit (flu), orang yang kontak erat dengan orang yang sedang sakit, dan apabila kita berada di keramaian dan kerumunan. Tidak lupa jaga kesehatan untuk mencegah kasus kembali naik," ungkap Syahril, Jumat (21/4/2023).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas