2 Kecelakaan Mobil MBG: di Jakarta Tabrak Pelajar SD, di Pekalongan Mobil Terbalik
Di Pekalongan, mobil MBG yang dikendarai pria lanjut usia dan tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) mengalami kecelakaan.
Penulis:
Erik S
Ringkasan Berita:
- Mobil MBG yang dikemudikan Rusdi (63) terbalik di Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
- Akibat mobil terbalik seluruh makanan yang dibawa tidak dapat didistribusikan.
- Umur pengemudi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku di SPPG, ditambah status SIM yang telah kedaluwarsa.
TRIBUNNEWS.COM, KAJEN - Kecelakaan mobil pengangkut makan bergizi gratis (MBG) tidak hanya terjadi di Jakarta Utara, namun juga di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Di Pekalongan, mobil MBG yang dikendarai pria lanjut usia dan tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) mengalami kecelakaan.
Dikutip dari Tribun Jateng, ratusan porsi makanan untuk anak-anak TK, SD, dan penerima Posyandu di Kabupaten Pekalongan batal disalurkan pada Jumat (12/12/2025).
Baca juga: Dishub Bantah Keterangan Sopir Mobil MBG yang Tabrak Siswa SD: Sistem Pengereman Bagus
Mobil MBG tersebut kecelakaan dan terbalik di jalan raya Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Ipung Sunaryo, membenarkan terhentinya distribusi makanan akibat insiden tersebut.
"Informasi dari koordinator BGN (Badan Gizi Nasional), memang benar ada kecelakaan mobil SPPG. Mobil tersebut akan menuju ke TK NU Pakisputih dan satuan pendidikan lainnya," ujarnya.
Ipung menambahkan, akibat mobil terbalik seluruh makanan yang dibawa tidak dapat didistribusikan.
"Kondisi makanan sudah tidak layak lagi. Jadi, tidak ada penggantian makanan pada hari ini," jelasnya.
Tercatat, delapan titik terdampak tidak menerima jatah makanan. Seharusnya, total 569 porsi kecil, 388 porsi besar, dan 18 porsi sampel dikirimkan ke lokasi-lokasi berikut:
TK NU Muslimat Pakisputih (82 porsi kecil, 2 sampel)
TK Pertiwi Tosoran (52 porsi kecil, 2 sampel)
SDN Tosoran (68 porsi kecil, 81 porsi besar, 2 sampel)
TK NU Muslimat Langkap (50 porsi kecil, 2 sampel)
SDN 01 Langkap (95 porsi kecil, 116 porsi besar, 2 sampel)
SDN 02 Langkap (71 porsi kecil, 65 porsi besar, 2 sampel)
Baca tanpa iklan