Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eggi Sudjana Luapkan Kekesalan kepada Khozinudin dan Roy Suryo: Tak Terima Disebut Tuyul

Eggi menilai tuduhan tersebut bukan sekadar kritik, melainkan fitnah yang merendahkan kehormatannya sebagai advokat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Eggi Sudjana Luapkan Kekesalan kepada Khozinudin dan Roy Suryo: Tak Terima Disebut Tuyul
Kolase Tribunnews.com
LUAPKAN KEKESALAN - Advokat senior sekaligus aktivis Eggi Sudjana meluapkan kekesalan setelah dirinya dituding “dibeli untuk jadi pengkhianat” dan dilecehkan dengan sebutan “tuyul” oleh Ahmad Khozinudin dan Roy Suryo. 

Ringkasan Berita:
  • Advokat senior Eggi Sudjana meluapkan kekesalan setelah dituding “dibeli untuk jadi pengkhianat” dan dilecehkan dengan sebutan “tuyul” oleh Ahmad Khozinudin dan Roy Suryo.
  • Ia menilai tuduhan tersebut bukan sekadar kritik, melainkan fitnah yang merendahkan kehormatannya sebagai advokat.
  • Menurut Eggi, istilah itu bukan satire, melainkan penghinaan langsung di tengah kasus hukum yang sedang ia hadapi. Ia merasa harga dirinya diinjak-injak dengan sebutan tersebut.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Advokat senior sekaligus aktivis Eggi Sudjana meluapkan kekesalan setelah dirinya dituding “dibeli untuk jadi pengkhianat” dan dilecehkan dengan sebutan “tuyul” oleh Ahmad Khozinudin dan Roy Suryo.

Eggi menilai tuduhan tersebut bukan sekadar kritik, melainkan fitnah yang merendahkan kehormatannya sebagai advokat.

Dalam podcast YouTube Forum Keadilan TV bersama host Margi Syarif, akhir pekan lalu, Eggi menegaskan bahwa istilah “dibeli Jokowi” adalah tuduhan serius tanpa bukti. 

“Dia pakai istilah membeli. Saya boleh dong tanya, dibeli berapa? Mana transaksinya? Kalau tidak sesuai fakta, itu namanya fitnah. Sakit hati saya,” ujarnya. 

Kekesalan Eggi semakin memuncak ketika Roy Suryo menyebut dirinya “tuyul”. Menurutnya, istilah itu bukan satire, melainkan penghinaan langsung di tengah kasus hukum yang sedang ia hadapi.

“Satire itu seperti puisi Butet, enggak ada kasus. Ini saya lagi ada kasus sama dia. Kenapa saya dibilang tuyul?” ucapnya geram.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena itulah Eggi memilih melaporkan keduanya ke polisi atas tuduhan fitnah dan penghinaan, meski sebelumnya mereka adalah rekan seperjuangan Eggi.

"Tapi ketika dia menghina seperti ini, harga diri saya terinjak-injak enggak bisa dong. Batasnya di situ," ujarnya.

Soal Tuyul

Saat berbicara dalam sebuah podcast, awal Februari lalu, Roy Suryo sempat menyinggung tentang restorative justice yang diterima Eggi dan Damai Lubis.

Roy kala itu menunjukkan gambar karikatur buatan Lukas Luwarso. Gambar itu menunjukkan dua tuyul menghadap jin ifrit.
 
Bukan cuma itu. Roy mendadak mengeluarkan wayang dari balik bajunya. 
 
“Ohhh, bumi gonjang-ganjing, langit kelap-kelip. Ini sekarang ceritanya apakah benar tuyul tuyul lagi menghadap jin ifrit?,” kata dia.
 
“Nah, ya. Siapa itu tuyulnya? Dan kemudian, siapa yang sebenarnya, eh apa, yang dituduh menjadi tuyul-tuyul ini,” ucapnya.

Eggi: Bisa Saja Saya Kerahkan Pasukan

Eggi menilai semua tuduhan tersebut sudah keterlaluan. Ia menegaskan bisa saja membalas dengan cara kekerasan, namun memilih jalur hukum sebagai bentuk edukasi. 

“Kalau saya pakai teori kerusuhan, ini kesempatan saya bikin rusuh. Saya bisa datangin, saya bisa gebukin. Saya punya banyak pasukan. Tapi itu enggak benar. Maka saya tempuh jalur hukum,” katanya.

Meski marah, Eggi tetap membuka pintu maaf jika pihak yang menuduh bersedia meminta maaf. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas