Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Rustini Muhaimin: Derasnya Arus Digital Melemahkan Komunikasi Rumah Tangga

Rustini Muhaimin Iskandar menilai, ketahanan keluarga menjadi faktor kunci dalam menentukan kekuatan sebuah bangsa. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in Rustini Muhaimin: Derasnya Arus Digital Melemahkan Komunikasi Rumah Tangga
Tribunnews.com
KETAHANAN KELUARGA - Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin Iskandar menilai, ketahanan keluarga menjadi faktor kunci dalam menentukan kekuatan sebuah bangsa. Hal itu diungkapkan Rustini, dalam aksi “Return to Family” yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Darmo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026). (HO) 

Ringkasan Berita:
  • Momentum Hari Kartini 2026 dimanfaatkan DPP Perempuan Bangsa untuk menyoroti pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi utama kekuatan bangsa. 
  • Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin Iskandar, menilai derasnya arus digital telah melemahkan komunikasi dalam rumah tangga dan mengikis nilai-nilai luhur. 
  • Rustini menekankan bahwa keluarga yang kuat akan melahirkan bangsa yang kuat. Ia mengingatkan pengasuhan anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin Iskandar menilai, ketahanan keluarga menjadi faktor kunci dalam menentukan kekuatan sebuah bangsa. 

Namun menurutnya, saat ini keluarga menghadapi tantangan serius, terutama akibat derasnya arus digital yang mempengaruhi pola komunikasi dan nilai dalam rumah tangga.

DPP Perempuan Bangsa merupakan organisasi sayap perempuan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Bangsa yang kuat lahir dari keluarga yang kuat. Namun hari ini, anak-anak tumbuh tanpa pendampingan yang utuh, komunikasi melemah, dan nilai-nilai luhur mulai terkikis,” kata Rustini, dalam keterangannya Minggu (19/4/2026).

Hal itu diungkapkan Rustini, dalam aksi “Return to Family” yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Darmo, Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyoroti pentingnya ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan zaman.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam momentum peringatan Hari Kartini 2026, DPP Perempuan Bangsa juga menyoroti pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi utama kekuatan bangsa.

“Hari ini kita tidak sekadar berkumpul. Kita hadir membawa kegelisahan, cinta, dan tanggung jawab besar untuk menyelamatkan fondasi bangsa, yaitu keluarga,” kata Rustini.

Melalui gerakan “Return to Family”, masyarakat diajak untuk kembali memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun karakter generasi penerus.

“Ini bukan langkah mundur, tetapi upaya menguatkan akar. Keluarga adalah sekolah pertama, ibu adalah madrasah utama, dan ayah adalah pilar yang tak tergantikan. Ketika rumah kuat, bangsa akan berdiri kokoh,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengasuhan anak merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.

“​Mari hadirkan kembali kehangatan dalam keluarga, kurangi jarak yang diciptakan oleh layar, dan perkuat komunikasi serta kasih sayang dalam rumah kita,” ucapnya.

Selain itu, Rustini mendorong para pemangku kebijakan untuk menghadirkan regulasi yang berpihak pada keluarga, melindungi anak, serta memperkuat peran perempuan dalam pengasuhan.

Sementara itu, Pembina DPW Perempuan Bangsa Jawa Timur, Lilik Halim Iskandar, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun kualitas keluarga dan bangsa.

“Perempuan karier bukan hanya sukses dalam pekerjaan, tetapi juga sukses mendidik anak-anak dengan baik. Karena perempuan adalah tiang keluarga. Jika tiangnya kuat, maka keluarga akan kuat, dan bangsa juga akan kuat,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas