Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KPK Telusuri Jejak Aliran Uang Suap dari Sudewo ke Pejabat Kemenhub

Penyidik KPK tengah fokus menelusuri secara intensif aliran uang panas yang diduga berasal dari tersangka Sudewo kepada sejumlah pejabat kemenhub

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in KPK Telusuri Jejak Aliran Uang Suap dari Sudewo ke Pejabat Kemenhub
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
SUDEWO – Tersangka Bupati nonaktif Pati, Sudewo, usai menjalani pemeriksaan kasus dugaan korupsi pemerasan perangkat desa dan proyek DJKA di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.  

Ringkasan Berita:
  • KPK terus mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
  • Saat ini, penyidik lembaga antirasuah tersebut tengah fokus menelusuri secara intensif aliran uang panas yang diduga berasal dari tersangka Sudewo kepada sejumlah pejabat di kemenhub
  • Guna mengurai skema aliran dana ini, penyidik KPK telah memanggil dan memeriksa seorang saksi bernama Bambang Irawan Daeng Irate Djamal

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. 

Saat ini, penyidik lembaga antirasuah tersebut tengah fokus menelusuri secara intensif aliran uang panas yang diduga berasal dari tersangka Sudewo (SDW) kepada sejumlah pejabat di kementerian tersebut.

Baca juga: KPK Terus Dalami Pusaran Korupsi DJKA, Usut Proyek Ngrombo hingga Peran Sudewo

Guna mengurai skema aliran dana ini, penyidik KPK telah memanggil dan memeriksa seorang saksi bernama Bambang Irawan Daeng Irate Djamal pada Rabu (13/5/2026) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. 

Bambang diketahui merupakan staf dari mantan Staf Ahli Menhub Bidang Logistik dan Multimoda, Robby Kurniawan, yang sebelumnya juga telah diperiksa secara intensif oleh penyidik.

Baca juga: KPK Periksa Dirjen Intram Kemenhub Terkait Peran Sudewo Atur Proyek DJKA

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya pada Kamis (14/5/2026), menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap Bambang difokuskan untuk menggali informasi seputar penyerahan uang dari pihak swasta ke pejabat pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dalam pemeriksaan kali ini, saksi dimintai keterangan atas pengetahuannya terkait dugaan pemberian dari pihak SDW yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kepada pihak-pihak di Kementerian Perhubungan," ungkap Budi Prasetyo.

Berdasarkan temuan sementara, uang yang diserahkan dari pihak Sudewo diduga kuat tidak hanya berhenti di tangan Robby Kurniawan. 

Dana pelicin tersebut disinyalir mengalir silang kepada sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan yang membawahi proyek-proyek DJKA, salah satunya terkait pembangunan jalur kereta di wilayah Jawa Timur.

Terkait dengan potensi aliran dana yang merembet hingga ke jajaran petinggi, termasuk mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Budi Prasetyo menyatakan bahwa penyidik KPK masih melakukan pendalaman yang komprehensif. 

KPK bertekad untuk mencari tahu di mana titik akhir pemberhentian uang korupsi tersebut.

"Ini nanti yang akan kita dalami. Karena dari pemeriksaan ada dugaan aliran uang dari Saudara SDW melalui perantara, kemudian kepada Saudara RB. Nah, nanti dari RB ini apakah ada mengalir kembali ke pihak lain. Penyidik masih akan terus melakukan penelusuran lebih lanjut atas keterangan ini, kita akan telusuri lagi apakah hanya berhenti di RB atau masih berlanjut," jelas Budi.

Baca juga: Viral Rencana Pengadaan Kursi Pijat Pemkab Pati Rp40 Juta, Ternyata Disusun Sejak Era Sudewo

Sementara itu, untuk total nominal uang yang mengalir, pihak KPK menyatakan masih terus melakukan perhitungan dan pengecekan lebih lanjut agar data yang disampaikan kepada publik akurat.

Pendalaman aliran dana suap ini merupakan kelanjutan dari rangkaian penyidikan panjang KPK

Sebelumnya, pada Selasa (5/5/2026) lalu, Robby Kurniawan telah dicecar selama hampir tujuh jam oleh penyidik terkait dugaan rekayasa vendor pemenang tender proyek di DJKA dan penerimaan fee proyek.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas