Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Golkar: Semua Negara Hari Ini Hadapi Tantangan Ekonomi, Jangan Dibingkai dengan Ketakutan

Idrus mengatakan kondisi ekonomi global saat ini harus dipahami sebagai bagian dari dinamika yang wajar. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in Golkar: Semua Negara Hari Ini Hadapi Tantangan Ekonomi, Jangan Dibingkai dengan Ketakutan
TRIBUNNEWS/AKBAR PERMANA
PERTUMBUHAN EKONOMI - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2027 di kisaran angka 5,8 hingga 6,5 persen pada tahun 2027. Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham, meminta seluruh elite politik agar tidak membangun narasi pesimistis, terkait kondisi ekonomi nasional di tengah tekanan ekonomi global yang saat ini juga dialami banyak negara. 

Anies Kritik Kondisi Ekonomi

Eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyoroti kondisi ekonomi Indonesia yang dinilainya sedang tidak baik-baik saja.

Bahkan, Anies juga menyindir sikap sejumlah pejabat yang dianggap masih bercanda di tengah situasi serius yang dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan melalui video yang diposting melalui akun Instagram @aniesbaswedan pada Rabu (20/5).

Anies menyoroti harga kebutuhan pokok yang naik, lapangan kerja yang semakin sulit, hingga daya beli masyarakat yang menurun.

Ia menyayangkan di tengah kondisi tersebut, masih ada pejabat yang justru merespons dengan candaan.

"Saya mengikuti dengan seksama apa yang sedang terjadi di negeri ini dan terus terang kondisinya tidak baik-baik saja."

Rekomendasi Untuk Anda

"Rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah, harga-harga naik, kesempatan kerja menyempit, daya beli rumah tangga melemah, tabungan tergerus. Dan ini berdampak pada hajat hidup orang banyak," katanya dikutip dari video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Rabu (20/5/2026).

Anies pun mengingatkan bahwa hal yang dibutuhkan masyarakat dan pasar yakni kepastian dan transparansi dari pemerintah terkait kondisi Indonesia saat ini.

Dia menganggap pemerintah saat ini tidak melakukan hal tersebut.

Anies menilai pemerintah hanya memberikan ketenangan semu bagi masyarakat.

Prabowo Bilang Masyarakat Desa Tak Pakai Dolar

Sebelumnya, saat rupiah melemah hingga ke level 17.600 per dolar AS pada 15 Mei lalu, Presiden Prabowo Subianto menyebut turunnya nilai tukar rupiah tidak langsung berdampak bagi masyarakat desa. 

Ia meminta masyarakat tidak terlalu khawatir dengan pergerakan rupiah terhadap dolar AS. 

Prabowo menilai, kondisi Indonesia masih aman dibanding negara-negara lain, khususnya di sektor pangan dan energi.

"Rupiah begini, rupiah begini, apa, dolar begini, dolar begini. Orang, rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan? Pangan aman, energi aman, ya banyak negara panik, Indonesia masih oke. Kita banyak, banyak yang diberikan Yang Maha Kuasa," ujar Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas