Intip Meriam Otomatis Kapal Perang Inggris HMS Tamar, Mampu Lepas 200 Amunisi per Menit
Dari geladak depan kapal perang HMS Tamar, sebuah meriam otomatis 30 mm mencuri perhatian. Senjata ini mampu melepaskan 200 amunisi per menit.
Penulis:
Gita Irawan
Editor:
Acos Abdul Qodir
Ringkasan Berita:
- Meriam otomatis 30 mm di kapal perang HMS Tamar mampu melepaskan hingga 200 amunisi per menit dengan jangkauan hampir 11 kilometer.
- Sistem senjata tersebut dikendalikan dari pusat komando kapal dan dilengkapi kamera TV, kamera termal, serta pengintai laser.
- HMS Tamar berada di Jakarta dalam rangka kunjungan yang juga mencerminkan kerja sama Inggris dan Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah meriam otomatis 30 mm dengan kemampuan menembakkan hingga 200 amunisi per menit menjadi perhatian saat awak media meninjau kapal perang patroli Angkatan Laut Kerajaan Inggris HMS Tamar P233 yang sandar di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Meriam yang ditempatkan di geladak depan kapal itu dikendalikan dari pusat komando dan memiliki jangkauan hampir 11 kilometer.
Kapal patroli lepas pantai milik Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) tersebut telah bertugas di kawasan Indo-Pasifik sejak 2021.
Selain menjalankan misi keamanan maritim, HMS Tamar juga digunakan untuk operasi bantuan kemanusiaan dan diplomasi pertahanan.
Sejumlah awak media mendapat kesempatan melakukan tur singkat di atas kapal yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok tersebut.
Tur diawali dari anjungan kapal, tempat pandangan langsung tertuju ke meriam terbesar yang terpasang di bagian depan kapal, tepat di bawah anjungan dan geladak depan.
Meriam tersebut merupakan Automated Small Caliber Gun (ASCG) atau meriam otomatis kaliber kecil.
Menurut kru HMS Tamar yang mendampingi tur, meriam berkaliber 30 mm itu dirancang untuk menghadapi sasaran berupa kapal maupun pesawat.
Meski terdapat kursi yang terpasang pada sistem senjata tersebut, kru kapal hampir tidak pernah mengoperasikannya secara langsung.
Seluruh pengendalian dilakukan dari pusat komando kendali yang berada di anjungan.
Meriam ASCG itu mampu melepaskan hingga 200 amunisi per menit dengan kecepatan proyektil mencapai 1,2 kilometer per detik dan jangkauan hampir 11 kilometer.
Selain itu, sistem persenjataan tersebut juga dilengkapi kamera televisi, kamera termal, dan pengintai laser yang membantu identifikasi serta pelacakan sasaran.
Baca juga: Giuseppe Garibaldi Berpotensi Jadi Kapal Induk Drone Milik Indonesia
Dilengkapi Senjata Pendukung
Selain meriam utama ASCG, HMS Tamar juga dilengkapi empat General Purpose Machine Gun (GPMG) atau senjata mesin serbaguna berkaliber 7,62 mm.
Empat senjata itu ditempatkan di sejumlah titik strategis kapal, masing-masing di sisi kanan dan kiri geladak serta di bagian haluan.
Menurut kru kapal, senjata tersebut mampu menembakkan hingga 750 butir peluru per menit untuk menjangkau sasaran pada jarak sekitar 200 meter hingga 1,8 kilometer.