Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Otomotif
LIVE ●

Kemenhub Bikin Through Rapid Test untuk Pengemudi Transportasi Umum

Para pengemudi ini nantinya akan melalui proses pendataan seperti nomor telepon, dan hasil rapid test akan dikirim lewat ponsel.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Kemenhub Bikin Through Rapid Test untuk Pengemudi Transportasi Umum
DOK. HUBDAT
Pengemudi transportasi ojek online menjalani rapid test Covid-19 di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (20/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribunews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hari ini menggelar Driver Through Rapid Test di kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (20/4/2020).

Program rapid test ini, dilakukan untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 untuk para pengemudi transportasi umum.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, hari ini kita laksanakan rapid test ini untuk pengemudi taksi, ojek, dan pengemudi lain seperti bajaj.

"Untuk hari ini kita sediakan kuota 200 pengemudi dulu untuk tahap pertama, nanti akan dievaluasi bila berhasil akan dilakukan lagi," ucap Budi di Jakarta, Senin (20/4/2020).

"Para pengemudi ini nantinya akan melalui proses pendataan seperti nomor telepon, nantinya nomor telepon ini akan digunakan untuk mengirim hasil rapid test mereka," ucap Budi.

Baca: Tingkatkan Kapasitas Jaringan 4G, Operator Seluler 3 Ujicoba DSS Bareng Nokia

Ia menambahkan, kenapa kita memilih pengemudi transportasi umum untuk rapid test, karena pengemudi ini setiap hari bertemu banyak orang dan berpontensi menjadi carrier atau terpapar.

Baca: Siap-siap, Nissan X-Trail Terbaru Mulai Dijual Akhir Tahun Ini

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita sadar para pengemudi transportasi umum ini sangat berpotensi, dan maka dari itu kita harus bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 ini," kata Budi.

Baca: VW Tiguan 2022 Diprediksi Akan Memiliki Desain dan Fitur Baru

Selain itu Budi juga mengharapkan, dengan diadakan program ini dapat membangun kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap pecnegahan penyebaran virus ini.

Kemudian Budi juga menyebutkan, bila nantinya dari hasil rapid test ini ada yang dinyatakan positif pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk dialihkan ke rumah sakit.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas