Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Transportasi Publik Terhubung Gojek, Jumlah Pengguna ke Stasiun MRT Naik Tujuh Kali Lipat

Jumlah perjalanan dengan Gojek dari dan menuju hub transportasi meningkat 46% setiap tahunnya.

Transportasi Publik Terhubung Gojek, Jumlah Pengguna ke Stasiun MRT Naik Tujuh Kali Lipat
Tribunnews/Herudin
Penumpang menunggu kedatangan kereta di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2020). 

Laporan Reporter Kontan, Dina Mirayanti Hutauruk 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengguna Gojek dua setengah kali lebih tinggi dibandingkan kompetitornya. Hal ini terungkap dalam riset  terkait peran ojek online dan taksi online sebagai pelengkap (komplementer) integrasi antar-moda transportasi publik. 

Riset bertajuk "Ojek Online, Ancaman atau Pelengkap bagi Bus TransJakarta?” itu menyebut Gojek unggul dari sisi ketersediaan driver, perilaku driver ke pengguna layanan, kemudahan penggunaan aplikasi, serta keamanan dan keselamatan. Namun, kalah dari kompetitornya dari sisi diskon.

Riset tersebut dilakukan Muhammad Zudhy Irawan pengajar di Fakultas Teknik Universitas Gadjahmada (UGM) dan Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM periode 2019-2020.

Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Harya S. Dillon mengungkapkan dari berbagai data riset terlihat kesan kompetisi antar-moda transportasi sudah berakhir, termasuk dengan transportasi online.

Baca: Gojek Luncurkan Layanan Gotransit untuk Transportasi Antarmoda

”Data menunjukkan tidak ada kompetisi. Justru komplementer antar kendaraan ojek online dengan kendaraan umum,” katanya dalam keterangan resminya, Rabu (5/8/2020).

Dari riset, lanjut Harya, sekitar 45% pengguna transportasi publik di Jabodetabek telah memfungsikan ojek online sebagai solusi first-mile-last-mile (sarana penghubung awal dan akhir perjalanan).

Baca: Gojek Luncurkan Fitur Streaming GoPlay Live, Dukung Perlindungan Hak Cipta Seniman

Harya mengatakan, kunci keberhasilan integrasi antar-moda transportasi terdiri atas beberapa hal.

Diantaranya, responsif dimana layanannya harus beroritentasi konsumen. Lalu terencana dan terlembagakan, serta tidak ada hambatan regulasi dan birokrasi. Dengan begitu efisiensi akan lebih mudah terwujud.

Baca: Cara Gunakan Sepeda di Stasiun MRT Bundaran HI, Unduh Dulu Aplikasi Gowes

Head of Transport Gojek Group, Raditya Wibowo dalam diskusi virtual, Selasa (4/8/2020) memaparkan, rangkaian solusi Gojek termasuk layanan GoRide dan GoCar menjadi pilihan utama sarana penghubung awal dan akhir perjalanan (first-mile-last-mile) bagi pengguna transportasi publik di Jabodetabek.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas