Tribun Otomotif
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2021

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Agen Tiket Bus AKAP: Kita Cuma Jual Tiket Pulang Kampung Kok

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan pelarangan mudik untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19

Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Agen Tiket Bus AKAP: Kita Cuma Jual Tiket Pulang Kampung Kok
TRIBUN JAKARTA/YUSUF BACHTIAR
ILUSTRASI - Calon pemudik di agen tiket bus AKAP di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (26/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG SELATAN - Rasa jenuh tampaknya sudah dirasakan betul oleh mayoritas masyarakat Indonesia yang menantikan momen pulang ke kampung halaman masing-masing pada hari raya Idul fitri 1442 H.

Namun, untuk kedua kalinya masyarakat harus menahan diri untuk bisa mudik ke kampung halaman karena pemerintah memutuskan melarang kegiatan mudik di hari libur Lebaran.

Aturan ini diberlakukan persis seperti tahun lalu dan bertujuan untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19 yang kerap menanjak pada momen liburan.

Sejumlah agen tiket bus AKAP dengan rute Jawa pun kena dampaknya. Salah satunya sejumlah agen bus yang beroperasi di terminal bayangan Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan.

Seorang agen tiket perjalanan bus AKAP Lintas Jawa bernama Aris turut mengomentari larangan mudik lebaran.

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik, Netizen Meledek di Twitter: Kalau Pulang Kampung Boleh Kan?

Aris yang menjual tiket bus AKAP seperti PO Haryanto, PO Pahala Kencana, PO Rosalia Indah, dan PO Sinar Jaya menegaskan, pemerintah seharusnya tidak melarang masyarakat mudik Lebaran 2021.

Baca juga: Mudik Dilarang, Pengusaha Rental Mobil Tak Kurang Akal Siasati Pakai Cara Ini

Alasannya, masyarakat sudah sangat jenuh ditambah rindu untuk berlebaran di kampung halaman. Ia berujar meski sedang dalam pandemi, justru pemerintah tinggal mengetatkan aturan protokol kesehatan di setiap Agun Bus AKAP.

Baca juga: Mudik Dilarang Tapi Turis Asing Akan Dibolehkan Masuk, Begini Kata Pengamat

"Saya cuma kasihan dengan penumpang. Penjualan tiket kita padahal sudah mulai berangsur normal lagi sejak 3 bulan terakhir, loh kok malah mudik dilarang. Kita dari PO sudah jalanin prokes sesuai aturan pemerintah padahal," ujar Aris saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (26/3/2021).

Aris menambahkan, sejumlah agen sudah bisa beradaptasi dengan menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan. Agen tempat Aris bekerja pun sudah melayani pemesanan tiket melalui online dan WhatsApp.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas