Bosch MDeX 2025: Software, Suhu Ekstrem, dan Revolusi Mobil Cerdas di Proving Ground Memanbetsu
Di Memanbetsu, Bosch membangun sebuah fasilitas pegujian (proving ground) bagi banyak teknologi mutakhir mereka untuk mobil dan motor.
Penulis:
Hasiolan Eko P Gultom
“Justru itu mengapa Memanbetsu menjadi Lokasi yang pas. Selain kontur wilayah yang bisa direkayasa menjadi berbagai macam trek, suhu ekstrem bisa menjadi alat uji dan tantangan yang tepat untuk mengetes platform yang dikembangkan,” ujar seorang staf Bosch yang ikut mengantar Tribunnews ke proving ground.
Berjarak hanya sekitar 10 menit dari Bandara Memanbetsu, lokasi proving ground Bosch usut punya usut rupanya pernah menjadi bagian dari lintasan bandara itu sendiri, sebuah kondisi ideal untuk menggeber habis-habisan komponen kendaraan hasil pengembangan Bosch.
Era Perangkat Lunak Bikin Mobil Bak Ponsel
Sesampainya di lokasi, Tribunnews diajak masuk ke dalam sebuah gedung, tampaknya merupakan bangunan utama dari fasilitas yang menjadi pusat pengembangan perangkat lunak otomotif Bosch.
Pintu berlapis dengan akses khusus menjadi penanda kalau fasilitas ini memang diawasi secara ketat.
Benar saja, Tribunnews langsung diwanti-wanti tidak bisa ‘berkeliaran’ sembarangan. Tak ada foto atau video yang diperbolehkan tanpa seizin staf yang bertugas.
Namun, di balik semua kekakuan itu, senyum Klier Willy, Vice President, Marketing & Business Strategy and Product Management Bosch Mobility South and East Asia memecah kebekuan.
Willy juga tertawa lebar saat Tribunnews menjelaskan kalau di Indonesia, Bosch lebih dikenal sebagai produk rumah tangga, seperti bor dan penghisap debu.
“Kami Adalah penyuplai sparepart dan komponen kendaraan nomor satu di dunia. Home appliances cuma satu dari beberapa divisi yang dimiliki Bosch,” kata Willy.
Dia menjelaskan, Bosch saat ini berekspansi dan serius menggarap perangkat lunak di bidang mobilitas.
“Perangkat lunak tidak hanya akan mengubah cara kita menggunakan dan merasakan pengalaman berkendara di masa depan. Perangkat lunak juga akan mengubah cara mobil dirancang dan direkayasa,” katanya.
“Apa benar begitu?” tanya Tribunnews yang langsung dijawab singkat oleh Willy, “Silakan coba sendiri”.
Bosch telah sudah menyiapkan lima mobil yang telah dilengkapi sejumlah platform dan komponen hasil pengembangan Bosch.
Perlu diingat, ini bukan acara test drive mobil, melainkan menguji komponen dan platform yang dikembangkan Bosch.
Lima mobil tersebut adalah Volkswagen Golf, Nissan Ariya, Mercedes Benz GLE, Honda N-e, dan Lexus RZ.
Willy menjelaskan, Bosch memformulasikan konsep Software-defined Mobility (SDM) — kendaraan yang seluruh karakternya ditentukan oleh perangkat lunak.