Peran Antioksidan Alami Mencegah Kanker Sejak Dini
Antioksidan alami bantu lawan radikal bebas dan turunkan risiko kanker. Mulai dari pola makan sehat dan gaya hidup seimbang sejak dini.
Editor:
Sri Juliati
oleh: Prof. Muchtaridi
Pengajar Kimia GO, Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran
TRIBUNNEWS.COM - Prevalensi kanker yang terus meningkat di Indonesia menyebabkan kanker bukan lagi penyakit "langka".
Menurut data Global Cancer Observatory (Globocan) tahun 2022, Indonesia mencatat lebih dari 408.661 kasus baru kanker dengan hampir 242.099 kematian hanya dalam satu tahun.
Kementerian Kesehatan RI melaporkan, angka kejadian kanker mencapai sekitar 136 kasus per 100.000 penduduk, dan kanker kini menjadi penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia.
Mengacu pada data BPJS Kesehatan untuk tahun 2023, total beban biaya untuk pengobatan 3,9 juta penderita kanker mencapai 5,9 triliun yang merupakan urutan kedua beban biaya tertinggi setelah pengobatan jantung.
Perkiraan jumlah penderita kanker akan meningkat di tahun 20240-2050 hingga 60-70 persen jika tidak ada tindakan yang signifikan dalam pencegahan penyakit ini mulai dari gaya hidup, pola makan, hingga kebiasaan cek Kesehatan.
Apa Itu Kanker? (Sedikit Molekuler, Tapi Tetap Santai)
Secara sederhana, kanker terjadi jika ketika sel-sel tubuh tumbuh tidak terkendali dan merusak jaringan di sekitarnya. Dalam kondisi normal, tubuh kita punya "aturan main".
Yang pertama, sel tumbuh, kemudian membelah, lalu mati pada waktunya atau disebut apoptosis.
Kedua, dalam tubuh sudah terdapat "polisi genetik" seperti gen supresor tumor seperti p53 atau BRCA1/BRCA2 yang bertugas memperbaiki DNA yang rusak, atau memicu kematian sel terprogram (apoptosis) jika kerusakan terlalu parah.
Jika gen ini bermutasi dan fungsinya hilang, sel yang rusak akan terus hidup dan membelah.
Ketiga, dalam tubuh terdapat gen yang bertugas mendorong pertumbuhan dan pembelahan sel normal atau kita sebut "pedal gas".
Ketika gen ini bermutasi dan menjadi terlalu aktif, ia disebut onkogen, yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkontrol.
Baca juga: Langkah Baru Lawan Kanker Pankreas
Saat sel membelah tak terkendali, ada lima mekanisme kemungkinan penyebab ini terjadi:
(1) DNA mengalami kerusakan (mutasi) yang bisa disebabkan oleh radikal bebas, rokok, sinar UV, bahan kimia, dan infeksi virus.
(2) Onkogen aktif berlebihan sehingga pertumbuhan sel tak terkendali atau sel menggas terus.
Baca tanpa iklan