Peran Antioksidan Alami Mencegah Kanker Sejak Dini
Antioksidan alami bantu lawan radikal bebas dan turunkan risiko kanker. Mulai dari pola makan sehat dan gaya hidup seimbang sejak dini.
Editor:
Sri Juliati
Padahal, rokok mengandung banyak karsinogen yang merusak DNA paru dan organ lain.
Pernyataan-pernyataan yang memicu ini membuat Indonesia masih memiliki prevalensi perokok yang tinggi dan persentase tertinggi dikalangan usia produktif umur 15-40 tahun.
4. Infeksi kronis. Kanker juga bisa disebabkan adanya infeksi kronis seperti virus HPV (human papillomavirus) yang menyebabkan kanker serviks atau hepatitis B dan C yang menyebabkan kanker hati.
Kurangnya cakupan vaksin dan skrining membuat infeksi ini bisa berujung kanker.
Deteksi dini rendah, datang saat stadium lanjut. Inilah penyebab utama mengapa beban biaya BPJS pada pengobatan kanker tertinggi kedua.
Banyak orang baru datang ketika gejala sudah berat: benjolan besar, perdarahan, nyeri hebat. Padahal peluang sembuh paling tinggi justru di stadium awal.
Jadi ingat! kanker bukan hanya soal "nasib buruk" atau faktor keturunan. Sangat banyak yang sebenarnya berkaitan dengan gaya hidup dan lingkungan, yang artinya masih bisa diintervensi.
Bisakah Kanker Dicegah?
Sebagian besar kanker bisa dicegah dengan mengubah faktor risiko. Laporan global menyebutkan, sekitar 30–50 persen kanker dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup dan lingkungan.
Berdasarkan keterangan mekanisme penyebab kanker di atas bahwa penyebab utama kanker adalah stres oksidatif, maka pencegahan harus dimulai dengan menangkal radikal bebas.
Penangkalan radikal bebas yang paling utama adalah memperbaiki gaya hidup.
Misalnya, berhenti merokok dan menghindari asap rokok, tidak meminum-minum sumber radikal bebas tinggi misalnya alkohol atau minuman tinggi gula sederhana, menjaga berat badan ideal dengan cara aktif bergerak minimal 150 menit/minggu aktivitas fisik intensitas sedang atau yang paling baik adalah olahraga minimal 30 menit per hari atau jalan kaki 3 KM per hari.
Pencegah radikal bebas yang berasal dari virus bisa dilakukan dengan vaksinasi HPV dan Hepatitis B.
Jangan biarkan kanker terdeteksi sudah stadium lanjut, sehingga perlu lakukan skrining dan deteksi dini sesuai kelompok usia dan risiko.
Misalnya, untuk wanita Pap smear/IVA dan pemeriksaan payudara (SADARI, klinis, mammografi) atau skrining kanker kolorektal pada usia tertentu.
Dari uraian pencegah kanker, yang paling penting sebetulnya kita memerlukan tentara yang bekerja di benteng pertahanan sel yaitu antioksidan yang akan menangkal radikal bebas.
Baca tanpa iklan