Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

TK ABA Selama 100 Tahun Telah Melahirkan Banyak Generasi Bangsa Tersebar Luas di Seluruh Negeri

Sejarah telah merekam jejak pengabdian ‘Aisyiyah pada pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia, sejak tahun 1919.

TK ABA Selama 100 Tahun Telah Melahirkan Banyak Generasi Bangsa Tersebar Luas di Seluruh Negeri
ist
Dari kiri ke kanan: Fitniwilis, Ketua majelis pendidikan dasar dan menengah (majelis dikdasmen), Rita Pranawati MA. Wakil Ketua KPAI, Prof Dr Masyitoh Chusnan, Ketua PP Aisyiyah, Dr Muhammad Hasbi M.Pd, Ditjen PAUD Kemdikbud 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejarah telah merekam jejak pengabdian ‘Aisyiyah pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia, sejak tahun 1919.

Pendidikan saat itu hanya tersedia untuk kalangan yang dekat dengan pemerintahan penjajahan Belanda.

Pendidikan saat itu tentunya tidak mendidik anak secara islami dan menjauhkan ideologi kebangsaan. ‘Aisyiyah sebagai sayap organisasi perempuan dari Muhammadiyah, menyadari adanya persoalan pendidikan anak yang memprihatinkan pada saat itu.

Dengan pemikiran penguatan pada konsepsi institusi keluarga dan melahirkan generasi penerus yang berkualitas untuk membangun bangsa, Nyai Siti Walidah, istri dari KH Ahmad Dahlan telah melakukan perubahan dengan gerakan Aisyiyah yang mempelopori kegiatan di bidang pendidikan bagi kaum wanita.

TK Aisiyah yang pertama kali dirintis bernama Frouble Aisyiyah kindergarten dan seiring berkembangnya zaman Lembaga ini berganti nama menjadi TK Aisyiyah Busthanul Athfal (TKABA) yang didirikan di Kauman Yogyakarta.

TK ABA merupakan Lembaga pendidikan usia dini atau PAUD yang pertama kali dimiliki pribumi dimasa penjajahan Belanda.

Berdiri atas inisiasi Putri Muhammad Kamaludin Ningrat yang bernama Siti Umniyah yang saat itu menjabat sebagai ketua Siswo Proyo Wanito Sebuah perkumpulan Pelajar Wanita Sekolah Muhammadiyah yang di bentuk Oleh Sumo Dirjo.

TK ABA Kauman didirikan dengan tujuan untuk memberikan pendidikan tentang dasar-dasar Keislaman bagi anak-anak  guna menumbuhkan jiwa Nasionalisme dan sekaligus merespon Popularitas Frouble School Berorientasi Eropa yang dikelola oleh Belanda sejak 1914.

Semangat Pembaharuan selalu di gelorakan TK ABA sebagaimana spirit Kyai. H. Ahmad Dahlan dan Nyai. Ahmad Dahlan dalam modernisasi pendidikan dan pemberdayaan kaum perempuan.

Perjuangan Nyai  Ahmad Dahlan atau Nyai Siti Walidah  diawali dengan  mendirikan pergerakan ‘Aisyiyah, organisasi wanita yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan khusus  pada bidang pendidikan, kesehatan, serta  kesejahteraan wanita dan keluarga. Hingga oleh pemerintah RI pendiri PAUD ‘Aisyiyah ini mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas