Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Paragraf Berdasarkan Pola Penalaran: Deduktif, Induktif, Ineratif, hingga Ide Pokok Menyebar

Paragraf dibedakan berdasar pola penalaran, di antaranya, deduktif, induktif, ineratif, hingga ide pokok menyebar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Faishal Arkan
zoom-in Paragraf Berdasarkan Pola Penalaran: Deduktif, Induktif, Ineratif, hingga Ide Pokok Menyebar
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pengunjung membeli buku pelajaran di Pasar Buku Palasari, Jalan Palasari, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020). Memasuki tahun ajaran baru 2020-2021, penjualan buku di Pasar Buku Palasari tidak seramai dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut akibat dari rendahnya daya beli masyakarat karena kondisi perekonomian masyarakat yang turun drastis akibat pandemi Covid-19. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

- Menarik simpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus itu.

Untuk menjaga koherensi antar kalimat dalam paragraf, dalam perumusan kalimat simpulan itu sering digunakan konjungsi penumpu kalimat yang sekaligus berfungsi sebagai konjungsi antar kalimat.

Kata atau frasa yang biasa digunakan sebagai penumpu kalimat simpulan itu di antaranya:

- Jadi;

- Akhirnya;

- Akibatnya;

- Oleh karena itu;

Rekomendasi Untuk Anda

- Maka dari itu;

- Berdasarkan uraian di atas;

- Dengan demikian.

Karena fungsinya sebagai penumpu kalimat, kata-kata tersebut diletakkan di awal kalimat dan tentu saja harus diawali  huruf kapital.

Karena fungsinya juga sebagai konjungsi antarkalimat (konjungsi ekstraklausal), kata-kata tersebut harus diikuti tanda baca koma.

Contoh Paragraf

Salju yang turun dari langit memberikan hiasan yang indah untuk bumi.

Beberapa kota disulap dengan nuansa putih, menghasilkan pemandangan cantik dan memikat bagi penikmat keindahan.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas