Ramadan Momentum Hijrah Hati dan Perilaku
Ramadan momentum hijrah hati dan perilaku: dari ritual menuju perubahan diri, karakter, dan kepedulian sosial yang berkelanjutan.
Tayang:
Editor:
Glery Lazuardi
Dok Pribadi
kolumnis ramadan: Eko Bahtiar, SE., Sy., M.EI., AWP - Kaprodi Perbankan Syariah FEBI IAIN Pontianak
Dengan demikian, memaknai Ramadan sebagai momentum hijrah hati dan perilaku berarti menjadikannya lebih dari sekadar tradisi tahunan.
Ia adalah proses pembentukan karakter, latihan pengendalian diri, dan perjalanan menuju kualitas kemanusiaan yang lebih tinggi. Ketika Ramadan berakhir, semestinya yang berakhir hanyalah tanggal di kalender, bukan semangat perubahannya. Karena hijrah sejati tidak dibatasi oleh waktu; ia adalah komitmen seumur hidup untuk terus menjadi lebih baik di hadapan Tuhan dan sesama manusia.
Berita Terkini