Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tolak Mengungsi karena Sapi

Meski berada kurang dari 25 km dari puncak Merapi, sejumlah warga tetap bertahan di rumahnya. Mereka bertahan karena harus merawat sapi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Laporan wartawan Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Meski berada kurang dari 25 km dari puncak Merapi, sejumlah warga tetap bertahan di rumahnya. Mereka bersikeras bertahan meski berisiko terkena awan panas.

"Saya punya dua ekor sapi yang  harus diberi makan," kata Wiyono (73), warga Ngaglik, Sabtu (6/11/2010)

Dia mengatakan anak dan cucunya telah mengungsi. Wiyono menolak mengungsi karena harus menjaga dan merawat sapinya.

Begitu pula dikatakan Pardi (63). Ia mengaku pasrah saja jika  datang awan panas atau hujan abu. Dia lebih memilih mencari rumput buat ternaknya daripada  mengungsi.

Pihak kepolisian melarang warga hilir mudik di area yang dinyatakan berbahaya. Apabila  warga ingin mengevakuasi sanak keluarga, hanya diberi waktu sekitar satu jam. Itupun dengan pengawasan polisi.

"Langkah itu perlu dilakukan untuk menghindari jatuhnya korban," ujar Tikno, petugas  di perbatasan simpang empat Balong, Dunuharjo, Ngaglik.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas