Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Warga Demak Tewas oleh Perangkap Tikus Buatannya Sendiri

Kurang dari dua pekan, di Kabupaten Demak terjadi dua kasus kematian warga akibat kesetrum aliran listrik di sawah untuk perangkap hama tikus.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribun Jateng M Alfi

TRIBUNNEWS.COM, DEMAK - Kurang dari dua pekan, di Kabupaten Demak terjadi dua kasus kematian warga akibat kesetrum aliran listrik di sawah untuk perangkap hama tikus.

Kasus pertama, terjadi pada Kamis (24/10/2013). Saat itu, Turmudi (56), warga Desa Poncoharjo, Kecamatan Bonang, menjadi korban dan meninggal dunia.

Hal serupa juga dialami Wiharsi (40) Desa Mranak, Rt 01 Rw 04, Kecamatan Wonosalam. Wiharsi juga menjadi korban senjata makan tuan.

Saat berniat membuat jebakan tikus, almarhum yang sehari-hari bertani tersebut harus kehilangan nyawanya akibat tersengat aliran genset yg dipasang di sawah miliknya pada Jumat malam (1/11/2013).

Laporan itu diterima Kepala Sub Bagian Humas Polres Demak AKP Sutomo, Sabtu (2/11/2013) siang.

Saat ditemui Minggu (3/11/2013) di Mapolres Demak, Sutomo mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, awalnya korban memasang perangkap tikus di sawahnya yang terletak di Jalan Lingkar Demak dengan aliran listrik. Kemudian korban berkeliling untuk melihat tanamannya dan memastikan apakah jebakan tikus telah terpasang sempurna.

Rekomendasi Untuk Anda

Diduga karena lalai, korban memegang kabel listrik lalu kesetrum dan akhirnya meninggal dunia di tempat. "Korban kurang hati-hati, jebakan yang harusnya untuk membunuh tikus,malah mengenainya," jelasnya.

Sutomo berharap para kepala desa dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) memberikan penjelasan kepada para petani agar meninggalkan cara-cara pengendalian hama tikus dengan menggunakan jebakan tikus beraliran listrik.

"Karena sangat berbahaya bagi dirinya, maupun orang lain. Hampir setiap musim tanam padi, ada korban akibat jebakan maut tersebut. Dalam dua pekan, sudah 2 nyawa melayang akibat senjata makan tuan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas