Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Anggota TNI Jadi Korban Begal di Pantura Cirebon

Pembegal sepeda motor kekinian tampaknya tak lagi memili-milih korbannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Pembegal sepeda motor kekinian tampaknya tak lagi memili-milih korbannya.

Bahkan, sekelompok pembegal yang beroperasi di Jalur Pantura ruas Cirebon, Jawa Barat, berani merampas sepeda motor milik anggota TNI, yakni Prajurit Kepala (Praka) Apri Suprayogi (28).

Peristiwa tersebut, persisnya terjadi di Desa Jatianom, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (1/2/2014) pekan lalu.

Kejadian nahas itu, dialami Apri ketika dirinya dalam perjalanan menuju Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun, ketika itu, anggota yang bertugas di Satkar Koarmatim Mandau 621 Ujung, Surabaya tersebut melaju di jalur Jakarta-Cirebon menaiki sepeda motor Honda Vario Tecno 125 nomor polisi E 3173 BG.

Korban hendak menuju Jatitujuh, Kabupaten Majalengka. Saat tiba Pantura kawasan Desa Jatianom, Kecamatan Susukan, dihadang sekelompok orang tak dikenal menaiki sepeda motor.

Tanpa basa basi, para pelaku langsung memepet korban dan mengancam agar menyerahkan sepeda motor dengan senjata tajam berupa parang.

Rekomendasi Untuk Anda

Merasa kepepet, korban menyerahkan sepeda motor yang dikendarainya kepada para pelaku. Setelah itu, pelaku langsung kabur ke arah Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

Kepala Polres Cirebon Kabuaten Ajun Komisaris Besar Irman Sugema, membenarkan adanya pembegalan di jalan Pantura Cirebon masuk Desa Jatianom, Kecamatan Susukan.

"Iya betul, korban telah lapor ke kami sesaat setelah menjadi korban pembegalan," katanya, Senin (3/2/2014).

Kapolres menduga, korban telah dibuntuti Sejak awal. Ketika kondisi jalanan sepi, barulah para pelaku beraksi.

"Kami masih terus mendalami kasus ini. Berdasarkan keterangan korban, pelaku berjumlah empat orang," ujarnya. (roh)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas