Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Yusrizal Ditodong Pistol Ketika Hendak Beli Sayur, Motornya Dirampas

Seperti biasa, ia mengeluarkan sepeda motor kesayangannya dan berangkat untuk membeli sayuran di kawasan Pasar Induk Jakabaring.

Yusrizal Ditodong Pistol Ketika Hendak Beli Sayur, Motornya Dirampas
TRIBUN SUMSEL/SLAMET TEGUH
Yusrizal (kanan) saat melapor ke Polresta Palembang, Rabu (27/7/2016) 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Slamet Teguh Rahayu

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Tak ada firasat buruk yang dirasakan oleh Yusrizal (61) saat ia keluar rumah, Rabu (27/7/2016) dini hari.

Seperti biasa, ia mengeluarkan sepeda motor kesayangannya dan berangkat untuk membeli sayuran di kawasan Pasar Induk Jakabaring.

Namun, belum sampai di tempat tujuannya, tepatnya saat Yusrizal melintas di kawasan Jembatan Air Durian Tiga Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Plaju, ia malah menjadi korban perampokan.

Atas peristiwa tersebut membuat Yusrizal akhirnya melapor ke Polresta Palembang.

Di hadapan petugas, Yusrizal yang tercatat sebagai warga Perumahan TOP Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) I ini mengatakan, awal mula kejadian tersebut ialah, saat ia melintas di kawasan tersebut untuk menuju ke Pasar Induk Jakabaring.

Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba ia dihadang oleh dua orang pria dan disuruh turun dari seped motor miliknya.

Bahkan salah satu pelaku langsung menodong pistol kearahnya.

Merasa tak kenal dengan pelaku, Yusrizalpun awalnya enggan menuruti kehendak pelaku tersebut.

Namun, tiba-tiba dari belakang salah satu pelaku langsung memukul kepala Yusrizal dengan sebilah kayu hingga ia terjatuh.

"Pelakunya dua orang pak. Satu mengancam saya dengan pistol, dan satunya memukul kepala saya dengan kayu. Untuk waktu itu saya menggunakan helm. Jadi helm saya saja yang pecah, namun saya terjatuh," ujarnya saat memberikan keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Usai terjatuh terkena pukulan pelaku, Yusrizalpun kembali bangkit. Namun, ia tak lagi melawan pelaku, ia memilih untuk melarikan diri, karena ketakutan dengan apa yang dilakukan oleh kedua pelaku tersebut.

Saat Yusrizal memilih kabur itulah, para pelaku begal langsung membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio J dengan nopol BG 3788 ZR milik Yusrizal.

"Saya memilih kabur dari pada saya ditembak pelaku. Saya hanya berharap polisi bisa menangkap para pelaku," ungkapnya.(*)

Penulis: Slamet Teguh Rahayu
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas