Pria Ini Tusuk Anggota TNI karena Dianggap Rebut Pacarnya
Pelaku penusukan itu bukan kali ini saja berurusan dengan polisi. Sebelumnya ia pernah dipenjara karena kasus pengeroyokan.
Editor: Willem Jonata
Laporan wartawan Banjarmasin Post, Irfani Rahman
TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Haris (24) diciduk anggota Resmob Polda Kalimantan Selatan setelah menusuk Prada Muchlis Dimas , anggota Yonif 623 Bhakti Pratama.
Ia bahkan sempat dihadiahi timah panas karena berusaha kabur dari kejaran petugas. Penangkapan itu berlangsung di Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (22/6/2017) sore.
Saat diperiksa, Haris mengaku tidak tahu jika korban yang ditusuknya adalah anggota TNI.
"Saya tak tahu," ucapnya sambil berjalan tertatih-tatih bersama tersangka lainnya Ayul ketika dibawa ke markas Polda Kalimantan Selatan.
Haris bukan kali ini berurusan dengan polisi. Ia pernah dipenjara lantaran kasus pengeroyokan.
"Waktu itu pengeroyokan, korban meninggal," lanjutnya.
Terpisah, Direktur Kriminal Umum Kombes Sofyan Hidayat mengatakan penangkapan Haris berdasarkan pengembangan yang dilakukan jajarannya.
Haris diketahui bersembunyi di rumah pamannya di kawasan Asam-Asam, Kabupaten Tanah Laut.
Motif penusukan, lanjut Sofyan, karena Haris cemburu korban. Haris menilai korban mengganggu hubungannya dengan sang pacar.
"Korban dianggap mengganggu, padahal hanya pertemanan," ucap Sofyan.
Pacar Haris juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu, karena mengajak korban bertemu di lokasi, sehingga terjadi penusukan.(*)