Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pekerja Tambak Ditemukan Tewas Tergeletak di Tanah

Warga Dusun Sikapaya, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa digegerkan dengan penemuan mayat seorang pekerja tambak dengan kondisi tergeletak di tanah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pekerja Tambak Ditemukan Tewas Tergeletak di Tanah
Tribun Timur/Ansar Lempe
Warga Dusun Sikapaya, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Maros Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pekerja tambak dengan kondisi tergeletak di tanah, Kamis (10/8/2017) dini hari. TRIBUN TIMUR/ANSAR LEMPE 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUNNEWS.COM, MAROS - Warga Dusun Sikapaya, Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Maros, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pekerja tambak dengan kondisi tergeletak di tanah, Kamis (10/8/2017) dini hari.

Kapolsek Lau AKP Ismail mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik empang Hamidi (37) seorang warga Kapasa, Makassar, korban bernama Sampara (45) dan menjadi salah satu pekerjanya.

"Korban yang berprofesi sebagai pekerja empang ini merupakan warga Dusun Taipa, Desa Majannang, Maros Baru. Jadi malam dia pergi cek empangnya," kata Ismail.

Penemuan mayat ini berawal saat Hamidi melihat motor korban masih terparkir di salah satu rumah warga di Dusun Lempangan, Desa Bonto Lempangan, Bontoa.

Baca: Pelaku Beli Bensin Eceran Dibawa Pakai Plastik Lalu Bakar Joya

Saat itu, Hamidi merasa heran, karena korban belum juga kembali dari lokasi kerja empang. Saksi lalu memilih untuk berangkat ke lokasi kerja untuk menyusul korban dengan mengendarai perahu dan menyusuri sungai.

Rekomendasi Untuk Anda

"Setelah sampai di Dusun Sikapaya, Desa Minasa Upa, Hamidi menemukan korban dalam posisi tidur telentang di pematang empang, dengan kondisi sudah tidak bernyawa," ujarnya.

Hamidi panik dan menghubungi saudaranya, Hakim Dg Lewa (47) melalui ponsel dan menyampaikan hal tersebut.

Hakim lalu meninggalkan rumahnya di Dusun Mangento, Mandai dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lau.

Personel Polsek Lau yang dipimpin oleh Kapolsek, AKP Ismail mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban. Polisi juga telah memasang police line di sekitar lokasi untuk penyelidikan.

"Atas permintaan pihak keluarga, jasad korban langsung dibawah ke rumah duka di Dusun Taipa, Desa Majannang dengan menggunakan ambulans Puskesmas Lau," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diduga tewas di lokasi kerja disebabkan kelelahan saat memperbaiki jalan pematang empang.

Korban juga memiliki riwayat penyakit asma. Polisi tidak menemukan adanya kejanggalan yang mengarah ke tindak pidana.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas