Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gali Wisata Jateng, Gubernur Ganjar: Manfaatkan Vlog dan Blog

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak semua pihak mengampanyekan secara berkala dunia wisata di Jateng lewat media sosial.

Gali Wisata Jateng, Gubernur Ganjar: Manfaatkan Vlog dan Blog
Tribun Jateng/M Nur Huda
Takjub, itulah yang terucap ketika sampai di bukit obyek wisata Gancik Hill Top Selo, di Desa Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Foto diambil pada Kamis (3/8/2017). TRIBUN JATENG/M NUR HUDA 

TRIBUNNEWS. COM, TEMANGGUNG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak semua pihak mengampanyekan secara berkala dunia wisata di Jateng.

Para pegiat media sosial baik blogger, vloger hingga jurnalis dari berbagai negara dan wilayah di Indonesia pun diminta mengkampanyekan acara dan destinasi pariwisata Jateng.

"Pengalaman berbicara, di dunia (wisata) bahwa blog menceritakan dengan baik, vlog juga. Bagaimana di Lombok, ada anak muda menceritakan desa kecil melalui blog, tapi kini dikenal seluruh orang," ujar Ganjar saat berdialog dengan pegiat media sosial di wisata Posong, Desa Tlahap, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jumat (17/11/2017) malam.

Pria berusia 49 tahun ini mengatakan, potensi pengenalan wisata via media sosial perlu terus dikembangkan.

Para pegiat media sosial dapat menceritakan pengalamannya berkunjung ke spot wisata di Jawa Tengah.

Ganjar yakin, promosi wisata yang gencar di media sosial bisa mendorong wisatawan datang ke suatu lokasi wisata.

"Desa (di Lombok) itu dikunjungi wisatawan dunia berbekal via media sosial. Jadi, virtual jadi alat komunikasi," paparnya.

Selain itu, destinasi wisata di Posong, misalnya, lanjut dia, dibangun dengan unik.

Tempat itu menawarkan wisata alam pemandangan Gunung Sumbing dan Sindoro. Destinasi wisata juga telah dikemas dengan kreatif di tengah kebun kopi.

Namun pengelolaan wisata di Posong belum berkembang baik. Akses ke lokasi masih sulit dilalui, begitu juga tiket masuk wisata.

Ganjar menyarankan agar pengelola wisata terus mengembangkan kreativitas. Wisata dapat berkembang jika pengelolanya berinovasi.

"Desa-desa ini sekarang mulai bangun wisata. Kalau semua bangun dan semua menjamur apa itu laku. Nah event kemudian penting untuk menarik wisatawan," ucap dia.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas