Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tiga Korban Banjir Toba Samosir Ditemukan Tewas di Aceh, Masih Ada yang Lain

Ketiga korban ini meninggal dikarenakan bencana alam banjir bandang yang menerjang Desa Longkotan dan Desa Bongkaras, Kecamatan Silima

Tiga Korban Banjir Toba Samosir Ditemukan Tewas di Aceh, Masih Ada yang Lain
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Sejumlah warga melihat tumpukan kayu yang terbawa arus sungai Bongkoras, Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi pada Rabu (19/12/2018) pascabanjir bandang menerjang kawasan tersebut pada Selasa (18/12/2018) sore Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Tujuh Orang Hilang Akibat Banjir Bandang di Dairi, Proses Pencarian Terus Dilakukan, http://medan.tribunnews.com/2018/12/19/tujuh-orang-hilang-akibat-banjir-bandang-di-dairi-proses-pencarian-terus-dilakukan. Penulis: Mustaqim Indra Jaya Editor: Fahrizal Fahmi Daulay 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Satia

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara Riadil menyampaikan, sudah tiga korban bencana banjir ditemukan meninggal dunia.

Ketiga korban ini meninggal dikarenakan bencana banjir bandang yang menerjang Desa Longkotan dan Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Toba Samosir pada Selasa (18/12/2018) sore berhasil ditemukan di Sungai Soraya, Subulussalam, Aceh.

Diketahui sebanyak tujuh orang menghilang saat banjir bandang ini menerjang. Hingga hari proses pencarian masih dilakukan.

Baca: Sisca Icun dan Pembunuh Sudah Pernah Berjumpa Bicarakan Kencan

"Ketemu baru 3 meninggal dunia, dari 7 yang hilang. Dairi juga sama peristiwa yang terjadi adalah banjir bandang dan longsor," kata Riadil melalui sambungan telepon, Kamis (20/12/2018).

Masih ada empat korban hingga saat ini belum ditemukan tim pencarian. Riadil juga menyampaikan, bahwa seluruh alat berat telah dikerahkan untuk mencari keberadaan empat korban tersebut.

"Kita juga terus mencari keberadaan korban empat orang lagi ya, karena sampai saat ini alat berat terus bekerja," katanya.

Kemudian, untuk bencana alam di Toba Samosir (Tobasa) waktu pencarian diperpanjang hingga menjelang dini hari.

Sebenarnya, Riadil menyampaikan, bahwa evakuasi seharunya sudah dihentikan karena berdasarkan Standar Operasional Produser (SOP).

"Untuk Tobasa sampai hari ini baru sembilan yang ketemu. Satu lagi belum ketemu, harusnya sesuai dengan SOP sudah kita berhentikan, tapi karena mengingat permintaan masyarakat, tolognlah untuk di tambah waktu pencarian, maka kita tambah satu sampai dua hari. Tadi kita sudah menelpon BPBD Tobasa akan diperpanjang sampai dini hari. Tetap akan terus dicari," katanya.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas