Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mitos yang Melahirkan Kampung Pengemis di Jalan Kebun Krumput Banyumas

Sejumlah pengemis duduk di sepanjang jalan raya Kebun Krumput, Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.

Mitos yang Melahirkan Kampung Pengemis di Jalan Kebun Krumput Banyumas
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Satinem dan anaknya yang masih berumur 4 tahun, mengemis disepanjang jalur Kebun Krumput, menunggu uang recehan dari para pengendara. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Permata Putra Sejati

TRIBUNNEWS.COM, BANYUMAS - Sejumlah pengemis duduk di sepanjang jalan raya Kebun Krumput, Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas.

Sepanjang jalan Kebun Krumput terlihat pohon-pohon karet pinus produktif. Tingginya sekira 10 meter.

Suasana rindang dan asri semakin terasa dengan banyaknya tanaman lain seperti sengon dan mahoni.

Jika ingin berpergian ke arah Yogyakarta melalui Purwokerto dan Kebumen pasti melewati jalur Kebun Krumput.

Pengendara yang baru pertama kali melewati jalur tersebut mungkin akan terheran-heran. Bukan karena pamandangan alamnya yang sejuk, melainkan deretan pengemis duduk  di sepanjang pinggir jalan.

Inilah Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas yang dikenal dengan Desa Pengemis. 

Fenomena pengemis di sepanjang jalur Kebun Kruput muncul karena perpaduan antara mitos dan kebiasaan masyarakat. Sudah sejak 1970-an, sering terjadi kecelakaan hampir setiap hari di wilayah tersebut. 

Secara logis kondisi jalanan memang menanjak dan berkelok tajam sehingga rawan terjadi kecelakaan.

Mendapati kondisi yang memprihatinkan dengan banyaknya kecelakaan, warga sering berjaga bergantian jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas