Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cerita Nupis Cs Terkurung 18 Jam di Pondok Usai Disatroni Harimau Sebelum Akhirnya Dievakuasi Polisi

Karena takut diserang harimau, mereka pun harus bertahan selama 18 jam tak berani ke luar dari pondok, setelah melihat harimau melintas sejak Jumat.

Cerita Nupis Cs Terkurung 18 Jam di Pondok Usai Disatroni Harimau Sebelum Akhirnya Dievakuasi Polisi
SRIPOKU.COM/WAWAN/Sreenshoot/video
Kronologis 6 Warga Pagaralam Disatroni Harimau dan 18 Jam Terkurung, Dievakuasi Polisi Bersenjata 

Kronologis Disatroni Harimau

Jumat (6/12/2019) sejak pagi Nupis bersama 5 warga beraktivitas di kebun mereka di Desa Meringang Dempo Utara.

Jumat pukul 16.00 WIB Nupis bersama 5 temannya, Diliadi (50), Pingki (21), Jumadi (45), Neus (42), serta Jimi (40) melihat harimau melintas.

Saat itu kondisi mencekam, mereka kemudian naik ke pondok menutup pintu rapat-rapat.

Baca: Tim Polisi, Tentara Hingga BKSDA Evakuasi Petani dari Kebun Usai ada Laporan Penampakan 7 Harimau

Baca: 7 Ekor Harimau Berkeliaran di Lahan Pertanian Desa Meringang Dempo Selatan, Para Petani Dievakuasi

"Saya melihat harimau itu melintas, dua anjing penjaga di kebun pun diam dan tidak menyalak, biasanya menyalak kalau melihat hewan atau orang asing lewat," kata Nupis.

Jumat sejak pukul 16.00-18.00 WIB mereka memilih bertahan sembari mengintai daerah sekitar pondok.

"Hari mulai gelap dan kami belum berani turun untuk pulang," kata Nupis yang mengaku mereka berenam berniat pulang namun khawatir harimau masih berkeliaran.

Ketika pukul 20.00 WIB, mereka melihat tak ada lagi harimau melintas dan tanda-tandanya, namun mereka memilih berhati-hati dan melihat situasi.

Saat itulah Nupis dan 5 temannya melihat harimau itu, ternyata pondok mereka sudah disatroni harimau sejak pukul 16.00 WIB sore.

Enam orang petani yang sempat tak berani keluar pondok karena ketakutan melihat harimau diantaranya Nupis (42) , Diliadi (50) , Pingki (21), Jumadi (45) , Neus ( 42) , Jimi (40) akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Enam orang petani yang sempat tak berani keluar pondok karena ketakutan melihat harimau diantaranya Nupis (42) , Diliadi (50) , Pingki (21), Jumadi (45) , Neus ( 42) , Jimi (40) akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim gabungan. (TRIBUNSUMSEL.COM/ YOHANES TRI NUGROHO)

"Walau hari sudah gelap dan kami memang tidak bawa senter, tetapi kami melihat jelas harimau itu sebesar anak sapi berkeliling di sekitar pondok," kata Nupis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Sriwijaya Post
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas