Polisi Tangkap Dua Pimpinan King of The King di Kaltim, Tipu Korban dengan Iming-iming Uang Milyaran
Pihak kepolisian Kutai Timur, Kalimantan Tiur, menangkap dua orang kaki tangan dari pimpinan King of The King.
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Whiesa Daniswara
"Sehingga tujuan utamanya untuk melunasi segala utang-utang Pemerintah Indonesia," jelas Syrus.
Meski demikian, saat ditanya berapa jumlah utang Indonesia saat ini, Syrus pun tak bisa menjawab.
"Jadi nanti mengenai utang-utang itu saya rasa lebih resminya pemerintah akan ngasih tahu."
"Dari menteri keuangan mengenai berapa utangnya dan lain-lain," ungkapnya.
Syrus lantas menegaskan, yang terpenting tujuannya adalah untuk melunasi segala utang yang dimiliki Indonesia.
Tak hanya itu, Syrus juga menjelaskan, tujuan lain dari kedatangan Mister Dony Pedro adalah untuk memberikan dana kesejahteraan sosial bagi rakyat Indoensia.
Dana tersebut disebut dengan dana ampera.
Syrus menuturkan, jika dana tersebut sebenarnya ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Namun, diutamakan masyarakat kalangan menengah ke bawah.
"Kalau yang dia atas kan sudah cukup banyak uangnya."
"Itu (jumlah uang yang diterima masyarakat) sebenarnya ada yang dari Rp 1 miliar sampai Rp 3 miliar per orang," ungkap Syrus.
Syrus mengatakan, untuk memperoleh uang tersebut ada syaratnya.
"Ada syaratnya, itu ada dana yang harus dibantu dikeluarkan."
"Contoh seperti aturan perbankan, aturan perbankan ini tidak bisa dilanggar," kata Syrus.
Dalam wawancaranya dengan KompasTV, Syrus juga memperlihatkan beberapa sertifikat dari beberapa bank soal jumlah uang yang dimiliki Mister Dony Pedro.
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana Saputri)