Tribun

Ketua RT Selingkuh Dengan Warganya, di Dompu Babak Belur di Gunung Kidul Bunuh Wanitanya

Di Nusa Tenggara Barat, seorang Kepala Rukun Tetangga (RT) babak belur diamuk massa setelah ketahuan selingkuh dengan istri warganya.

Editor: Hendra Gunawan
Ketua RT Selingkuh Dengan Warganya, di Dompu Babak Belur di Gunung Kidul Bunuh Wanitanya
Istimewa
Ilustrasi selingkuh 

Sehingga anggota memutuskan untuk mengevakuasi terlebih dahulu MR ke Polsek Dompu.

Kemudian sekitar pukul 03.45 Wita, anggota mengevakuasi MS," ucap dia.

Setelah berhasil mengevakuasi pelaku dari amukan massa, selanjutnya MS dan MR dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasus Pak RT di Gunungkidul

Suratmin, tersangka pembunuh Paniyati (50), warga Dusun Sunggingan, Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul hanya bisa tertunduk saat digelandang ke Mapolres Gunungkidul, Jumat (3/1/2020).

Ketua RT di Dusun Sunggingan tersebut mengakui bahwa dirinya memiliki hubungan asmara dengan korban.

Bahkan dia sering mengajak Paniyati berhubungan layaknya suami istri di bebatuan ladang Batur Agung, Dusun Karang Wetan, Desa Gedangrejo, Karangmojo.

Kasatreskrim Polres Gunungkidul AKP Anak Agung Dwipayana mengatakan, perselingkuhan antara Suratmin dengan Paniyati sudah berlangsung beberapa tahun.

Sering kali keduanya kencan di ladang dengan modus mencari rumput.

"Mereka berkomunikasi lewat telepon seluler.

Kemudian salah satu dari mereka berangkat terlebih dahulu ke ladang, baru kemudian disusul," katanya kepada wartawan, Jumat (3/1/2020).

Menurutnya, lokasi pembunuhan merupakan lokasi pertemuan pasangan selingkuh tersebut.

Setiap kali mereka bertemu sering kali melakukan hubungan layaknya suami istri di tempat tersebut.

"Lokasinya memang tersembunyi, mereka sudah beberapa kali berhubungan suami istri di lokasi tersebut," tuturnya.

Namun setelah korban bercerita hendak menikah, Suratmin menjadi cemburu.

Pertemuan keduanya pada Selasa (31/12/2019) menjadi pertemuan terakhir.

Suratmin nekat melakukan penganiayaan saat keduanya hendak kembali melakukan hubungan suami istri.

Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi dan bukti di lapangan, polisi bisa menyimpukan pelaku pembunuhan dengan cepat.

Meski dirawat di rumah sakit, tapi polisi langsung melakukan pengamanan ketat.

"Hari ini resmi kita tahan setelah kemarin (2/1/2020) ditetapkan tersangka," katanya.

Pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pak RT Selingkuh dengan Istri Warganya, di Gunungkidul Pelaku Membunuh Usai Berhubungan Badan

Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas