Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kota Tegal Terapkan Karantina Wilayah, Wali Kota Minta Pemilik Toko Pakai Sistem Online

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk menerapkan karantina wilayah atau local lockdown dengan membatasi pergerakan warganya.

Kota Tegal Terapkan Karantina Wilayah, Wali Kota Minta Pemilik Toko Pakai Sistem Online
YouTube Najwa Shihab/Tangkapan Layar
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk menerapkan karantina wilayah atau local lockdown. 

TRIBUNNEWS.COM - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk menerapkan karantina wilayah atau local lockdown dengan membatasi pergerakan warganya.

Kebijakan itu diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) masuk ke Kota Tegal.

Hal itu disampaikan dalam acara Mata Najwa yang diunggah kanal YouTube Najwa Shihab, Rabu (1/4/2020) malam. 

Dedy mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal telah mengimbau warganya untuk tidak keluar dari rumah.

Wali Kota Tegal di acara Mata Najwa 1
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono di acara Mata Najwa (YouTube Najwa Shihab/Tangkapan Layar)

Baca: Lapor ke Maruf Amin, Anies Baswedan Sebut Jakarta Mengkhawatirkan hingga Minta Perbanyak Swab Test

Baca: Penerimaan Karyawan Baru di Tengah Pandemi Corona, Perusahaan di Jepang Gunakan Robot Berjalan

"Masyarakat Kota Tegal, kita memang mengimbau untuk empat bulan ke depan di rumah."

"Tidak keluar bebas, tidak main-main," papar Dedy.

Akan tetapi, Dedy menyebut, bagi pemilik toko dan rumah makan juga diberikan kebijakan dalam menghadapi karantina wilayah.

Ia menambahkan, pemilik toko tersebut diminta untuk menerapkan sistem online.

"Kita pun memberikan kebijakan kepada pemilik toko atau rumah makan."

"Asalkan mereka tetap melayani dengan sistem online, delivery," ujarnya.

Baca: 70 Mahasiswa Texas Pergi Liburan Musim Semi, Begitu Pulang, 44 di Antaranya Positif Corona

Baca: Muhammadiyah: Menolak Jenazah Corona Bukan Perilaku Islami

Halaman
1234
Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas