Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Masyarakat DIY Diminta Tidak Beri Sumbangan pada Pengemis Jalanan, Ternyata Ini Alasannya

Praktik membagikan sumbangan di jalanan itu malah semakin membuat mereka tambah banyak

Masyarakat DIY Diminta Tidak Beri Sumbangan pada Pengemis Jalanan, Ternyata Ini Alasannya
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Puluhan PMKS luar daerah di DIY menggantungkan hidup dari bantuan masyarakat, Minggu (19/4/2020) Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Satpol PP DIY Imbau Masyarakat Tidak Beri Sumbangan ke Pengemis Jalanan, https://jogja.tribunnews.com/2020/04/30/satpol-pp-diy-imbau-masyarakat-tidak-beri-sumbangan-ke-pengemis-jalanan?page=all. Penulis: Yosef Leon Pinsker Editor: Gaya Lufityanti 

Laporan Wartawan Tribu  Jogja Yosef Leon Pinsker

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA  - Masyarakat DIY diminta untuk tidak membagi-bagikan sumbangan dalam bentuk apapun kepada sejumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Satuan Polisi Pamong Praja DIY menyebutkan, memasuki bulan Ramadan serta imbas dari Covid-19, sejumlah PMKS marak berkeliaran di jalanan Kota Yogyakarta.

"Kami minta untuk disalurkan kepada lembaga resmi dan jangan di jalanan. Karena sudah ada Perda-nya yakni Perda DIY No.1/2014 yang akan dikenakan sanksi jika kedapatan," kata Kepala Sat Pol PP DIY,  Noviar Rahmad saat dihubungi, Kamis (30/4/2020).

Noviar menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mendalami fenomena munculnya secara tiba-tiba gelombang PMKS ke wilayah DIY.

Bukan hanya sekali saja, maraknya PMKS itu disinyalir telah berlangsung tahunan setiap memasuki bulan Ramadan seperti sekarang. 

Baca: Masih Beroperasi di Masa PSBB, Panti Pijat di Jakarta Pusat Langsung Disegel Satpol PP

Dia menilai bahwa, para PMKS tersebut ada yang menggerakkan.

Mereka disinyalir berasal dari luar wilayah DIY.

Hal itu terlihat dari tampilan para PMKS yang sebagian besar beratribut gerobak dorong yang di dalamnya berisi sejumlah barang bekas dan sebagainya.

Mereka disinyalir sengaja digerakkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin memanfaatkan keuntungan dan simpati masyarakat dalam pandemi Covid-19 serta bulan Ramadan seperti sekarang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas