Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bermula Saling Sindir di Pesan WhatsApp, Gadis remaja di padang Dianiaya di Tengah Lapangan

Pihaknya juga mengatakan kalau korban yang diduga mengalami penganiayaan secara bersama-sama telah membuat laporan polisi di Polsek Padang Selatan.

Bermula Saling Sindir di Pesan WhatsApp, Gadis remaja di padang Dianiaya di Tengah Lapangan
Facebook Chang May Konter Uniang
Video remaja perempuan dihajar di lapangan viral di media sosial Facebook. 

TRIBUNNEWS.COM - Keluarga beberkan awal masalah hingga berujung perkelahian gadis remaja yang viral di media sosial di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Peristiwa perkelahian antara gadis remaja di Padang viral setelah videonya beredar di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Lapangan dekat Komplek Villa Mega, Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar.

Kapolsek Padang Selatan, AKP Ridwan membenarkan kejadian tersebut terjadi pada Senin (29/6/2020) yang lalu.

Pihaknya juga mengatakan kalau korban yang diduga mengalami penganiayaan secara bersama-sama telah membuat laporan polisi di Polsek Padang Selatan.

Kakak laki-laki korban yang berinisial BG (15) bernama Afrizal (24) mengatakan kalau awal terjadinya pertengkaran akibat saling sindir melalui chat WhatsApp.

Ia mengatakan kalau dirinya ada empat bersaudara, dan BG (15) merupakan anak keempat yang paling kecil.

Video remaja perempuan dihajar di lapangan viral di media sosial Facebook.
Video remaja perempuan dihajar di lapangan viral di media sosial Facebook. (Facebook Chang May Konter Uniang)

"Masalahnya itu, karena perkara kakak perempuan dari adik saya BG (15). Jadi kakak perempuannya (dari korban) dijelek-jelekkan oleh kakak si pelaku berinisial Al," katanya, Kamis (2/7/2020).

Keduanya sama-sama memiliki kakak perempuan, dan kedua saling menjelek-jelekkan.

"Awalnya saling sindir di chat WahatsApp dengan si pekaku inisial Al, dan pelaku terlapor mengatakan kalau kakak BG (15) adalah perempuan yang kurang baik," ujarnya.

Editor: Fitriana Andriyani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas