Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Hindari Tindak Anarkis, Polisi Biarkan Puluhan Orang Jemput Paksa Jenazah PDP Covid-19 dari RS

Puluhan orang memaksa membawa jenazah di Rumah Sakit (RS) Madani di Jalan AR Hakim, Kota Medan

Hindari Tindak Anarkis, Polisi Biarkan Puluhan Orang Jemput Paksa Jenazah PDP Covid-19 dari RS
KOMPAS.com/THINKSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Kejadian jasad Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 dijemput paksa oleh keluarga terjadi kembali, kali ini peristiwaterjadi di Medan, Sumatera Utara.

Puluhan orang memaksa membawa jenazah di Rumah Sakit (RS) Madani di Jalan AR Hakim, Kota Medan, Kamis (2/7/2020) dini hari lalu.

Mereka menolak prosedur pemakaman Covid-19, bahkan sempat terjadi adu mulut antara keluarga dengan polisi yang sedang melakukan pengamanan.

Untuk menghindari aksi anarkistis warga, polisi akhirnya membiarkan keluarga korban membawa jenazah.

Baca: Hari Ini Tiga Dokter Meninggal Dunia setelah Positif Covid-19, IDI: Total 45 Dokter Gugur

Keluarga menolak almarhum disebut sebagai pasien Covid-19.

Mereka kemudian membawa jenazah ke jalan dan memberhentikan angkutan umum yang sedang melintas di tengah jalan.

Selanjutnya keluarga memasukkan jenazah ke dalam kendaraan untuk dibawa ke rumah duka di wilayah Mandala, Kota Medan.

Perwakilan RS Madani Dokter Riski mengatakan, pasien tersebut masuk ke rumah sakit pada (30/6/2020).

Baca: Simak Langkah-langkah Penting Menuju Zona Aman Covid-19

Selama dalam penanganan menunjukkan gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19.

"Hasil pemeriksaan, gejala-gejala, foto thoraks dan rapid test mendukung ke arah pasien Covid-19. Kami berupaya memberi penjelasan, namun jadinya seperti ini," ucap Riski.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas