Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

7 Wanita Rohingya Diamankan di Bireuen Dibawa ke Mapolres Setempat

Menurut pengakuan sementara mereka setiba di Medan mereka akan diterbangkan ke Malaysia

7 Wanita Rohingya Diamankan di Bireuen Dibawa ke Mapolres Setempat
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Tujuh wanita etnis Rohingya dari Myanmar diamankan di Kantor Keuchik Juli Kedua Dua, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, kemudian dibawa ke Mapolres Bireuen dan kemudian diantar ke Mapolres Lhokseumawe, Jumat (01/01/2021) dinihari. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris


TRIBUNNEWS.COM, ACEH
- Tujuh wanita etnis Rohingya asal Myanmar yang diamankan dari salah satu rumah warga di Desa Juli Keude Dua, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis (31/12/2020) setelah diperiksa dibawa ke Mapolres Bireuen bersama dua orang warga Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Menurut pengakuan dua perantara, mereka berasal dari Lhokseumawe ke Bireuen kemudian akan dibawa ke Kota Medan, Sumatera Utara dan akan diterbangkan ke Malaysia.

Setelah dilakukan pendataan,  ketujuh mereka termasuk dua laki-laki asal Juli Bireuen langsung diboyong ke Mapolres Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Dimmas Adhit Putranto SIK kepada Serambinews.com, Jumat (01/01/2021) mengatakan, ketujuh mereka bersama dua warga Bireuen sudah diantar ke Lhokseumawe untuk proses lebih lanjut.

Menyangkut kronologis tibanya mereka di Bireuen sehingga diamankan ke Kantor Kepala Desa Juli Keude Dua, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

Baca juga: Nasib Ratusan Pengungsi Rohingya di Lhokseumawe, Para Wanita Rawan Jadi Korban Perdagangan Manusia

Kasat Reskrim AKP Dimmas Adhit Putranto SIK mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap mereka awalnya bermula sekitar pukul  09.00 WIB, Kamis (31/12/2020)  seorang berinisial Nasrul menghubungi Mardani warga  Juli Tambo Tanjong, Juli Bireuen dengan maksud untuk menjemput tujuh wanita pengungsi Rohingya yang sedang berada di salah satu warung kopi di Desa Paloh, Kabupaten Aceh Utara.

Mardani kemudian mengajak rekannya bernama  Fakhrul dengan menggunakan mobil pikap menjemput tujuh wanita tersebut.

Setiba di warung sebagaimana disampaikan Nasrul, tujuh wanita dari kamp pengungsian Lhokseumawe sudah menunggu di tempat tersebut.

Selanjutnya, Murdani dan Fakhrul  membawa ketujuh mereka dengan mobil penumpang  L-300 ke Bireuen dan dibekali uang Rp 2 juta untuk kedua mereka.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas