Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Remaja 14 Tahun Lecehkan Adik Tiri Berusia 5 Tahun, Dilakukan hingga 10 Kali

Seorang remaja 14 tahun tega melecehkan adik tirinya yang masih berusia 5 tahun.

Remaja 14 Tahun Lecehkan Adik Tiri Berusia 5 Tahun, Dilakukan hingga 10 Kali
Serambi Indonesia/Net
Seorang remaja 14 tahun tega melecehkan adik tirinya yang masih berusia 5 tahun. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang remaja 14 tahun tega melecehkan adik tirinya yang masih berusia 5 tahun.

Ironisnya, perbuatan bejat pelaku itu sudah dilakukan sebanyak 10 kali.

Peebuatan asusila pelaku itu kemudian diketahui oleh keluarga korban.

Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial AR asal Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) atas dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur.

Korbannya tak lain adalah adik tirinya sendiri berusia 5 tahun. Sementara terduga pelaku AR juga masih di bawah umur, yakni berusia 14 Tahun.

Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Tri Prasetiyo menerangkan, terduga pelaku AR ditangkap setelah adanya laporan pihak keluarga korban dan dilanjutkan dengan penyelidikan. Terduga pelaku ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

“Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Singkawang mengamankan seorang pria berinisial AR."

"Dia diduga melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur berusia 5 tahun, yang merupakan adik tirinya,” kata Tri ketika dihubungi, Kamis (4/2/2021).

Baca juga: Oknum Pimpinan Bank Diduga Lecehkan Karyawan, Tiba-tiba Cium Pipi Korban yang Sedang Bekerja

Baca juga: Ayah Tega Cekoki Anak Kandung dengan Miras hingga Mabuk, Lalu Dirudapaksa di Tempat Lokalisasi

Tri memastikan, karena terduga pelaku juga masih di bawah umur, maka semua prosedur penyidikan, mulai dari pemeriksaan, penahanan, pemberkasan dan lainnya akan berpedoman pada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

“Terduga pelaku telah dijerat Pasal 81 Ayat 1 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, di mana pelaku diancam dengan hukuman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta dengan denda paling banyak Rp 5 miliar," ujar Tri.

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas