Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Percakapan Weni Tania dan Dani sebelum Tewas Dibunuh, Bahas Perselingkuhan: Ya Terserah Kamu Aja

Weni Tania sempat berbicara dengan Dani, kekasih sekaligus pelaku pembunuhan, sebelum ia tewas. Keduanya membahas soal perselingkuhan.

Percakapan Weni Tania dan Dani sebelum Tewas Dibunuh, Bahas Perselingkuhan: Ya Terserah Kamu Aja
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Dani (mengenakan baju tahanan), pelaku pembunuhan Weni Tania yang merupakan mantan kekasih korban, saat jumpa pers di Mapolres Garut, Senin (8/2/2021). 

"Ya benar, diamankan sekitar pukul 14.30 WIB di kawasan Tarogong Kidul," kata AKBP Adi, Minggu, dilansir Tribun Jabar.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam Pasal 338 KUHP atau Pasal 365 KUHP dengan hukuman 15 tahun penjara.

Hilang tiga hari

Jenazah Weni Tania saat tiba di rumah duka di Sucinaraja, Garut, Sabtu (6/2/2021) sore.
Jenazah Weni Tania saat tiba di rumah duka di Sucinaraja, Garut, Sabtu (6/2/2021) sore. (TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari)

Sebelum Weni Tania ditemukan tewas, ia sempat dicari keluarga karena hilang selama tiga hari.

Mengutip Kompas.com, Weni selama ini diketahui tinggal di rumah peninggalan orang tuanya di Kampung Ciloa, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja.

Baca juga: Keluarga Tunggu Kedatangan Jenazah Weni Tania, Gadis yang Ditemukan Tewas Tertancap Bambu di Garut

Baca juga: Geger Penemuan Mayat Wanita Dubur Tertancap Bambu di Garut, Sosok Korban Diungkap Teman

Kepala Desa Sindangratu, Yuyu Sunia, mengatakan Weni terakhir kali terlihat pada Selasa (2/2/2021) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat itu, keluarga Weni sempat menghubungi korban pada pukul 13.00 WIB siang.

Karena ponsel Weni tak bisa dihubungi, keesokan harinya keluarga melakukan pencarian.

"Setelah jam satu siang, handphone-nya sudah tidak bisa dihubungi, besoknya keluarganya mulai melakukan pencarian," terang Yuyu, Jumat (5/2/2021).

Namun nahas, Weni ditemukan sudah tidak bernyawa di bantaran Sungai Cimalaka.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Garudea Prabawati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas