Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Muncikari Cewek Korban Pembunuhan di Kediri Ternyata 'Jual' Anaknya Juga, Uangnya Untuk Beli Susu

Kasus pembunuhan pekerja seks komersial (PSK) cewek asal Bandung berinisial M (17 tahun) di Kediri, Jawa Timur, terus bergulir.

Muncikari Cewek Korban Pembunuhan di Kediri Ternyata 'Jual' Anaknya Juga, Uangnya Untuk Beli Susu
Surya/Farid Mukarrom
Tersangka Refi Purnomo (kiri), pelaku pembunuhan M (kanan), cewek asal Bandung dalam transaksi prostitusi online di Hotel Lotus Kota Kediri. 

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Kasus pembunuhan pekerja seks komersial (PSK) cewek asal Bandung berinisial M (17 tahun) di Kediri, Jawa Timur, terus bergulir.

Setelah pembunuhnya yang juga pelanggannya bernama Refi Purnomo (23) dibekuk, polisi mengincar orang-orang yang mengoperasikan perempuan dibawah umur itu.

Selain Refi, Polresta Kediri juga menangkap dua orang yang diduga menjadi muncikari wanita malang tersebut.

Ironisnya, sang ibu korban menjadi salah satu yang ditangkap.

Terungkap modus ibu asal Bandung yang menjadikan putrinya pekerja seks komersial (PSK) di Hotel Lotus Kediri.

Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Verawati Taib dalam sebuah rilis mengatakan bahwa pihaknya menetapkan tiga tersangka.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Cewek Asal Bandung, Terkait Prostitusi Online, Refi Tak Mampu Bayar Jasanya

"Jadi kami tetapkan tiga orang, Deri mucikari atas korban M, kemudian DK (35) dan NR (38) selaku korban T," ujarnya Selasa (9/3/2021).

Menurut AKP Verawati Taib bahwa modus yang digunakan oleh DK dan NR ini pertama dengan menawarkan pijat kemudian ditawarkan layanan pemuas birahi.

Tersangka Nia Kurniasih saat diwawancarai oleh Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Verawati Thaib
Tersangka Nia Kurniasih saat diwawancarai oleh Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Verawati Thaib

"Untuk tarif sekali layanan pijat ini mulai 250 - 350 ribu."

"Kemudian jika mau ditambahkan layanan plus itu maka pelanggan ini harus menambahkan uang sekitar 350 ribu."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya Malang
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas