Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi akan Otopsi Mama Muda yang Tewas Usai Dicekoki Ekstasi di Aceh Tenggara

Otopsi ini dilakukan untuk mengetahui penyebab secara pasti meninggalnya korban dan diharapkan pihak keluarga bisa memakluminya

Polisi akan Otopsi Mama Muda yang Tewas Usai Dicekoki Ekstasi di Aceh Tenggara
For Serambinews.com
Penetapan tersangka kasus kematian mama muda dilakukan dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Tenggara yang dipimpin Kapolres Aceh Tenggara AKBP Wanito Eko Sulistyo SIK, Kasat Narkoba Iptu Sabrianda dan dihadiri Kasat Reskrim AKP Suparwanto SH di Mapolres Aceh Tenggara, Kutacane, Jumat (16/4/2021). 

Laporan Serambi Indonesia Asnawi Luwi

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Dalam waktu dekat ini akan melakukan otopsi terhadap jenazah DL (28), mama muda yang meninggal dunia Sabtu (11/4/2021) saat pesta pil ekstasi di sebuah kafe di kawasan Lawe Gerger.

Sorang oknum polisi jadi tersangka dalam kasus kematian mama muda tersebut.

"Jenazah DL akan dilakukan otopsi, " ujar Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo SIK didampingi Kasat Narkoba, Iptu Sabrianda kepada serambinews.com, Senin (19/4/2021).

Awalnya penyebab meninggalnya DL masih simpang siur, sehingga pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi.

Tetapi, sekarang karena sudah ada tersangka demi kepentingan penyidikan maka jasad korban akan dilakukan otopsi.

Otopsi ini dilakukan untuk mengetahui penyebab secara pasti meninggalnya korban dan diharapkan pihak keluarga bisa memakluminya.

Lanjut Sabrianda, dalam kasus ini tersangka oknum polisi dari Sat Resnarkoba Polres Agara berinisial KA telah ditahan di Mapolres Aceh Tenggara.

Baca juga: Rencanakan Nikah Muda dengan Lesti Kejora, Rizky Billar: Semoga Jadi Jodoh Dunia Akhiratku

Sepert diberitakan sebelumnya, miris melihat meninggalnya mama muda DL (28) yang mayatnya dititipkan di RSU Sahuddin Kutacane pada Sabtu (11/4/2021) sekira pukul 04.30 WIB dini hari.

Korban diduga meninggal akibat over dosis setelah pesta (dugem) pil ekstasi di sebuah kafe di kawasan Lawe Gerger, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, akhirnya terkuak.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas