Tribun

40 Warga Semarang Jadi Korban Penipuan Perumahan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar 

Tipu 40 korbannya dengan modus menawarkan perumahan di Tlogomulyo Pedurungan, tersangka Slamet Riyadi raup untung Rp 4 Miliar.

Editor: Theresia Felisiani
40 Warga Semarang Jadi Korban Penipuan Perumahan Bodong, Kerugian Capai Rp 4 Miliar 
TribunJateng/rahdyan trijoko pamungkas
Direktur PT Madinah Alam Persada ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Semarang karena melakukan penipuan jual beli rumah perumahan 

"Dia membeli sebidang tanah dan belum ada penyelesaian."

"Lalu ditawarkan ke korbannya bahwa tanahnya sudah oke atau selesai dan pokoknya DP atau uang muka dulu dalam kurun waktu tertentu tanah ini akan dibangunkan rumah sesuai keinginan korban," jelasnya.

Baca juga: Hilang Sejak 21 Mei 2021, Ibu Hamil Tua di Riau Ternyata Terkubur di Bekas Galian Septic Tank

Lanjutnya, pelaku tidak menepati janjinya untuk membangunkan rumah kepada korbannya.

Sebab pemilik tanah sebelumnya belum dibayar oleh pelaku.

"Karena pemilik tanah belum dibayar ya tidak bisa dibangunkan rumah," tutur dia.

Ia mengatakan barang bukti yang diamankan berupa tanda bukti pembayaran dari korbannya. Tersangka terancam dijerat dengan pasal berlapis.

"Pasal 154 UU RI NO 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan Dan Kawasan Pemukiman dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan  Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," ujar dia.

Direktur PT Madinah Alam Persada ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Semarang karena melakukan penipuan jual beli rumah perumahan
Direktur PT Madinah Alam Persada ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Semarang karena melakukan penipuan jual beli rumah perumahan (TribunJateng/rahdyan trijoko pamungkas)

Dihadapan petugas, pria bertubuh gempal tersebut mengaku banyak korban yang ditipunya.

Uang dari korban digunakan untuk tutup lubang gali lubang.

"Uangnya untuk membayar pemilik lahan, dan pembangunan," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas