Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Perempuan di Mataram Diringkus Polisi, Diduga Palsukan Sertifikat Tanah Milik Suami Siri

Dari tersangka HDY kepolisian mengamankan 1 bandel foto copy buku tanah hak milik nomor 570 atas nama tersangka HDY.

Perempuan di Mataram Diringkus Polisi, Diduga Palsukan Sertifikat Tanah Milik Suami Siri
Dok. Polresta Mataram
Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa (dua dari kiri) berbicara dengan tersangka HDY (tengah), saat keterangan pers, Jumat (20/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNNEWS.COM, MATARAM - HDY (44), seorang pedagang asal Lingkungan Sandubaya, Kecamatan Cakranegara diamankan Tim Puma Reskrim Polresta Mataram karena diduga memalsukan surat-surat untuk mengurus sertifikat tanah seluas 200 meter persegi.

Perempuan HDY diamankan di rumahnya, Juli 2021.

Kasat Reskrim Kompol Kadek Adi Budi Astawa menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari laporan anak tirinya yang merasa menjadi korban.

Atas tindakan tersangka, korban merasa dirugikan hingga Rp 200 juta.

"Karenanya korban berinisiatif melaporkan ke pihak berwajib," kata Kadek Adi, dalam keterangan pers, didampingi Kasi Humas Polresta Mataram Iptu Erny Anggraeni, Jumat (20/8/2021).

Ternyata kasus tersebut disebabkan soal konflik tanah warisan.

Kadek menjelaskan kronologis kasus tersebut.

Abdullah (almarhum) tahun 1993 menikah dengan Mukminatun.

Dari pernikahan itu dia melahirkan 3 orang anak, masing-masing Ilham, Zulfan, dan Adelia.

Baca juga: Viral, Pria Ini Sablon Sertifikat Vaksin Miliknya di Baju, Belum Pernah Dipakai untuk Bepergian

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas