Tribun

Kesal Dimarahi Istri Karena Cabut Ketela Demi Beli Tembakau, Sarmun Pukul Anak Tiri Pakai Palu Godam

Sarmun (56) tega menganiaya anak tiri menggunakan palu godam saat sang anak sedang tertidur lelap, kini kasusnya ditangani polisi.

Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Kesal Dimarahi Istri Karena Cabut Ketela Demi Beli Tembakau, Sarmun Pukul Anak Tiri Pakai Palu Godam
freepik/kjpargeter
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, TRENGGALEK - Sarmun (56) tega menganiaya anak tiri menggunakan palu godam, saat sang anak sedang tertidur lelap.

Setelah itu, Sarmun berjalan kaki menuju kantor polisi di Trenggalek untuk menyerahkan diri.

Sarmun diduga tega menganiaya sang anak yang berusia 17 tahun secara sadis akibat kondisi ekonomi dan ketersinggungan.

Baca juga: Usai Hajar Pelipis Anak Tiri Pakai Palu, Sarmun Jalan Kaki 15 KM Serahkan Diri ke Polsek Panggul

Baca juga: Asyik Ngobrol, Tangan Puguh Tiba-tiba Digigit Kera hingga Dilarikan ke RS, Disuntik Anti Rabies 

Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera menjelaskan, aksi penganiayaan itu terjadi di rumah keluarga tersebut di Desa Depok, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Rabu (16/3/2022).

Sarmun secara tiba-tiba memukulkan palu godam ke korban hingga pelipisnya terluka parah.

Korban pun langsung dilarikan ke puskesmas untuk menjalani perawatan.

AKBP Dwiasi Wiyatputera menjelaskan, aksi penganiayaan yang dilakukan secara tiba-tiba itu merupakan runtutan emosi pelaku sebelumnya.

"Sebelumnya, pelaku ini merasa dimarahi oleh sang istri atau ibu kandung korban karena mencabuti ketela yang ditaman untuk membeli tembakau," kata AKBP Dwiasi Wiyatputera, Kamis (17/3/2022).

Baca juga: Mengaku Polisi sedang Penggerebekan Cari Maling, Ibu dan Anak di Pulogadung Jadi Korban Perampokan 

Rasa emosi pelaku terakumulasi dengan kondisi ekonomi yang tengah sulit.

"Kejadian penganiayaan itu dilakukan saat ibu korban sedang bekerja di pasar," sambungnya.

Sang ibu mengetahui kejadian itu setelah ia disusul oleh tetangga.

Ketika sampai rumah, ia terkejut melihat sang anak yang tengah merintih kesakitan dengan wajah berlumur darah.

Sementara usai menganiaya, pelaku langsung keluar rumah berjalan kaki menuju Mapolsek Panggul untuk menyerahkan diri.

Jarak rumahnya ke Mapolsek itu cukup jauh, kira-kira 15 kilometer (km).

"Di Mapolsek ia mengaku habis menganiaya anaknya pakai palu godam. Petugas kami langsung mengamankan pelaku dan menuju ke tempat kejadian perkara," sambung AKBP Dwiasi Wiyatputera.

Baca juga: Emak-emak vs Maling Motor di Gang Sempit Koja, Aksi Spontan Nurhayati Terekam CCTV

Saat ini, pelaku telah dibawa ke Mapolres Trenggalek untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk palu godam yang dipakai tersangka untuk menganiaya korban.

"Perkara juga telah dilimpahkan dari Mapolsek ke Satreskrim Polres Trenggalek," sambung AKBP Dwiasi Wiyatputera.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Kesal Dimarahi Istri karena Cabut Ketela, Pria di Trenggalek Tega Pukul Anak Tiri Pakai Palu Godam

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas