Tribun

3 Warga Sleman Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

Dari keterangan yang didapat, sebelum meninggal dunia para korban mengalami mual-mual hingga pusing dan polisi menelusuri asal usul miras oplosan itu

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in 3 Warga Sleman Tewas Usai Pesta Miras Oplosan
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kasatreskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana didampingi Kasi Humas Polres Sleman, AKP Edy Widaryanta menunjukkan kedua pelaku berikut barang bukti minuman oplosan di Mapolres Sleman, Kamis (19/4/2022) 

Laporan Wartawan Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Sedikitnya tiga warga Sleman meninggal dunia setelah mengonsumsi miras oplosan di sebuah Gudang Rosok, di wilayah Dusun Karongan, Kalurahan Jogotirto, Berbah.

Kasus ini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Sleman karena tidak menutup kemungkinan masih ada korban selanjutnya. 

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana menceritakan, petaka itu  bermula ketika 3 korban, berinisial AA (42) warga Prambanan, STR (42) dan TRY keduanya warga Berbah mengonsumsi minuman jenis mocca, pada Rabu (18/5/2022) sekira pukul 04.00 dinihari.

Minuman tersebut dibeli dengan sistem COD.

Tak lama setelah mengonsumsi minuman tersebut, satu orang meninggal dunia, satu kritis dan satu orang lagi dilarikan ke RSUD Prambanan. 

"Akhirnya, ketiga orang itu meninggal dunia," kata dia, didampingi Kasi Humas Polres Sleman AKP Edy Widaryanta, Kamis (19/5/2022). 

Dari kejadian tersebut, Petugas Kepolisian segera bergerak melakukan penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca juga: Polisi Tangkap Kurir Minyak Goreng Oplosan Bercampur Air yang Viral, Korbannya Pedagang Tahu

Di lokasi kejadian, petugas menemukan sisa-sisa minuman keras yang dikemas dengan bekas botol air mineral.

Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengecek korban di Rumah Sakit.

Dari keterangan yang didapat, sebelum meninggal dunia para korban mengalami mual-mual hingga pusing. 

Petugas kemudian menelusuri penjual minuman oplosan tersebut.

Ditemukan dua tersangka, yakni APS (43), dan FAS (50).

Keduanya adalah pasangan suami - istri warga Kalurahan Bokoharjo, Prambanan yang sudah dua tahun menjual minuman oplosan.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas