Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ridwan Kamil Minta Guru SMK yang Kritik Dirinya di Medsos Tidak Dipecat, Cukup Dinasihati

Ridwan Kamil meminta guru SMK di Cirebon yang mengkritik dirinya di medsos agar tidak dipecat. Ia meminta pihak sekolah cukup untuk menasehati.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ridwan Kamil Minta Guru SMK yang Kritik Dirinya di Medsos Tidak Dipecat, Cukup Dinasihati
WARTA KOTA/YULIANTO
Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemilih Ridwan Kamil memberikan sambutan pada acara Kuliah Umum Partai Golkar di Institut Golkar, Jakarta, Senin (13/3/2023). Kuliah umum yang dihadiri para politisi muda partai Golkar tersebut bertemakan kepemimpinan transformatif yang berbasis karya. Ridwan Kamil meminta guru SMK di Cirebon yang mengkritik dirinya di medsos agar tidak dipecat. Ia meminta pihak sekolah cukup untuk menasehati. Warta Kota/YULIANTO 

Lalu, komentar tersebut pun dibalas oleh Ridwan Kamil.

"@sabilfadhillah ceuk maneh kumaha (menurut kamu gimana)?" tanya Ridwan Kamil balik.

Selain itu, Ridwan Kamil pun turut memberikan pin terhadap komentar Sabil tersebut sehingga berada di posisi teratas kolom komentar unggahan tersebut.

Usai komentar itu, Sabil mengaku memperoleh banjir pesan cacian dari netizen lain.

"Banyaklah komen netizen pada nyerang, baik di-postingan RK (Ridwan Kamil). Bahkan postingan IG aku. Sampai menandai lembaga tempat aku bekerja dengan kalimat kasar," kata Sabil saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu (15/3/2023).

Tak hanya itu, Sabil juga harus menjalani dua kali sidang dengan keputusan diberhentikan dari dua sekolah tempat dirinya mengajar.

Sementara mengenai komentarnya itu, Sabil menegaskan hal tersebut adalah bentuk kritik dirinya lantaran Ridwan Kamil mengenakan jas berwarna kuning.

Baca juga: Ridwan Kamil: Urusan Pilpres Saya Ikuti Keputusan Rumah Baru, Dukung Pak Airlangga sebagai Capres

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, jas kuning itu melekat dengan warna khas dari Partai Golkar yang kini menjadi tempat Ridwan Kamil bernaung.

"Kritik saja sebagai warga Jabar, di mana RK sedang berhadapan dunia pendidikan SMP Tasik, tapi pakaai jas warna kuning. Mempertanyakan sih lebih tepatnya sebagai gubenur, atau kader partai, atau pribadi," tuturnya.

Kendati demikian, Sabil pun meminta maaf jika komentarnya tersebut menyinggung Ridwan Kamil.

"Ya, minta maaf jika menyingung Kang Emil dan semoga dapodik (data pokok pendidikan) saya tidak dicabut," jelasnya.

(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas