Kasus Kematian Bripka Arfan Saragih di Samosir Dianggap Janggal, Ini Kata Pakar Psikologi Forensik
Kematian Bripka Arfan Saragih berbuntut panjang karena pihak keluarga merasa ada yang janggal. Ini tanggapan pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Pravitri Retno W
![Kasus Kematian Bripka Arfan Saragih di Samosir Dianggap Janggal, Ini Kata Pakar Psikologi Forensik](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/bripka-arfan-saragih-dan-reza-indragiri-amriel.jpg)
via TribunMedan.com/YouTube Baitul Maal Hidayatullah
Pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel (kanan), bicara soal kematian Bripka Arfan Saragih (kiri) yang disebut bunuh diri menggunakan sianida.
Ia meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membut tim khusus untuk menangani kasus kematian Bripka Arfan Saragih.
Sebelum meninggal, Bripka Arfan Saragih berjanji akan membongkar kasus penggelapan pajak di Samsat Pangururan, Samosir, termasuk mengungkap orang yang terlibat.
"Khususnya dalam hal ini tetap meminta Mabes Polri diwakili Bareskrim tetap masuk dalam bagian tim pencari fakta atas kematian Bripka Arfan Saragih." pungkasnya.
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunMedan.com/Fredy Santoso)
Berita Rekomendasi
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.