Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tiktokers Bimo Dilaporkan ke Polisi, Keluarga Siap Dampingi Jalur Hukum

 Tiktokers Bima Yudho terancam menghadapi proses hukum usai kritikannya kepada pemerintah Lampung dilaporkan ke polisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Tiktokers Bimo Dilaporkan ke Polisi, Keluarga Siap Dampingi Jalur Hukum
kolase/via TribunJatim
Nama panjangnya Bima Yudho Saputro. Ia adalah seleb tiktok diduga hina Lampung berujung dilaporkan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Tiktokers Bima Yudho terancam menghadapi proses hukum usai kritikannya kepada pemerintah Lampung dilaporkan ke polisi.

Pihak keluarga menegaskan siap membantu Bimo pasca viralnya konten kritikan tersebut.

Diketahui, Bimo sendiri kini sedang menempuh studi di Australia.

"Kami siap terhadap konsekuensi yang timbul dari viralnya konten yang dibuat Bima, termasuk mendampinginya bila permasalahan ini dibawa melalui jalur hukum," kata Juru Bicara Keluarga Tiktoker Bima Yudho, Bambang Kuncoro
di Bandarlampung, seperri dikutip dari Kompas TV, Senin (17/4/2023). 

Bambang yang juga paman Bima mengungkapkan, pihak keluarga akan menyiapkan kuasa hukum jika dalam waktu dekat ini Bima dipanggil oleh penyidik Polda Lampung buntut adanya laporan polisi tersebut.

Ia menyebut, keluarganya taat hukum dan akan mengikuti sesuai aturan yang berlaku.

"Dan kalau dalam waktu dekat ada surat pemanggilan, secepatnya keluarga akan siapkan kuasa hukum (untuk Bima)," ucap dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Dilaporkan karena Tersinggung dengan Kata Dajjal

Pengacara yang melaporkan Tiktoker Bima Yudho ke polisi Gindha Ansori mengaku, tersinggung atas kata Dajjal yang dilontarkan Bimo.

Menurutnya, penyampaian kritik bisa dilakukan dengan kata yang sopan.

"Saya titip itu aja, soal 'gue berasal dari provinsi yang satu ini dajal' sambil dia menunjuk Lampung nggak maju-maju, itu yang kemudian membuat saya merasa tersinggung dan kemudian 'kita sesama lampung kok begitu'," terang Gindha.

Ia pun membantah, laporan tersebut bukan 'titipan' Pemerintah Provinsi Lampung, melainkan atas nama pribadi.

"Tidak ada kaitannya dengan siapa pun, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung," imbuhnya.

Baca juga: PAN Bela Bima yang Kritik Pembangunan Lampung: Jadikan Evaluasi, Tak Perlu Alergi

"Kalau kita bicara infrastruktur, saya kira semua daerah juga mengalami hal yang sama. Jadi saya tidak mempersoalkan itu pada prinsipnya," 

"Tapi ketika yang bersangkutan menyebut 'gue berasal dari provinsi yang satu ini dajal' saya merasa ada hal yang direndahkan dalam kesempatan ini," lanjut dia.

Sumber: Kompas TV

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas