Ibu yang Rawat Anaknya yang Lumpuh Selama 45 Tahun di Kota Kediri Ditemukan Tewas
Keduanya meninggal dunia di rumah lingkungan Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (21/9/2023) lalu
Editor: Eko Sutriyanto
![Ibu yang Rawat Anaknya yang Lumpuh Selama 45 Tahun di Kota Kediri Ditemukan Tewas](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/ibu-kediri12345.jpg)
Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Pesantren, Iptu Dodik Wargo Hardoyo mengatakan, saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil autopsi tersebut.
"Hasilnya belum keluar," ujar Iptu Dodik melalui pesan singkatnya pada Kompas.com, Selasa (26/9/2023).
Sementara itu Ketua Rukun Tetangga 10/Rukun Warga 03, Kelurahan Singonegaran, Sutrisno mengatakan, tidak ada yang janggal dari sosok almarhum Utami Sri Rahayu.
Dalam kehidupan sosial, ia normal seperti warga umumnya.
"Kalau pendiam atau bahkan sering mengurung diri di rumah gitu, enggak. Biasa saja."
"Ke tetangga kadang juga sering pinjam apa, gitu. Dia juga punya kebiasaan bersepeda," ujar Sutrisno, Selasa (26/9/2023).
Di rumah, Sutrisno menambahkan, Utami Sri Rahayu hanya tinggal berdua dengan anaknya yang disabilitas.
Hal itu terjadi karena tiga anaknya yang lain berada di luar wilayah.
Dari sisi ekonomi, Utami Sri Rahayu juga tidak kekurangan karena setiap bulan mendapat uang pensiunan dari almarhum suaminya.
Selain itu ia juga menerima bantuan sosial dari pemerintah.
"Keduanya juga dapat bantuan sosial karena masuk BDT (Basis Data Terpadu)," pungkasnya.
Baca juga: Kisah Bu Anastasia Tinggal di Gubuk Reyot Beratap Daun Bareng 4 Anak, Nyaris Ambruk, Ingin Dibantu
Sementara itu kisah serupa juga dialami oleh seorang wanita yang harus merawat lima orang putranya yang punya kelainan fisik.
Ibu dari delapan orang anak, Mbah Suratmi (65), menghabiskan masa tuanya merawat lima putranya layaknya balita.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.