Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pemilik Warung Tewas Lehernya Terikat Sarung, Korban Dibunuh karena Melawan saat Hendak Dirudapaksa

Seorang pemilik warung warga Desa Semisir, Kecamatan Pulaulaut Tengah, Kabupaten Kotabaru berinisial A tewas mengenaskan di kamarnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pemilik Warung Tewas Lehernya Terikat Sarung, Korban Dibunuh karena Melawan saat Hendak Dirudapaksa
The Indian Express
Ilustrasi pembunuhan. Seorang pemilik warung warga Desa Semisir, Kecamatan Pulaulaut Tengah, Kabupaten Kotabaru berinisial A tewas mengenaskan di kamarnya. 

Tak berhenti disitu, pelaku SK juga mengambil uang korban sebesar Rp 617.000, dua buah telepon genggam.

Setelahnya dia melarikan diri.

"Motif pelaku melakukan pembunuhan masih dilakukan pendalaman," kata Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto saat konferensi pers di lobi ruang kantor induk Mapolres Kotabaru, Senin (6/11/2023).

Kronologis Penemuan Mayat

Diketahui pembunuhan itu terjadi di area Camp PT Tunas Hutan Mandiri (THM), Gunung Batu Tunau Estate, RT 05, Desa Batu Tunau, Kecamatan Pulaulaut Timur, Jumat (3/11/2023) pagi terungkap.

Kapolres Kotabaru AKBP Dr Tri Suhartanto mengatakan, pembunuhan itu pertama kali diketahui oleh Muhammad Erik yang sedang bermain game online di sebelah warung korban.

Saat kejadian Erik mendengar suara teriakan minta tolong dari dalam warung.

Erik kemudian berlari menuju camp untuk memberitahukan teriakan tersebut kepada teman-temannya.

Baca juga: Ayah dan Anak di Medan Rudapaksa Keponakan yang Masih SMP hingga Hamil, Sepupu Korban Masih Buron

Rekomendasi Untuk Anda

Tiba di camp, orang-orang yang berada dalam camp keluar dan bersama-sama mendatangi asal suara teriakan.

Namun karena rumah asal suara, pintu bagian depannya terkunci, Ahmad Suryadi seorang dari mereka masuk lewat pintu belakang yang kebetulan tidak terkunci.

Ketika berada di dalam warung, Ahmad melihat korban tergeletak dengan kondisi tidak bergerak.

Posisi korban tertelungkup dan leher terjerat sarung.

Ahmad tidak berani menyentuh korban.

Dia hanya mengambil foto korban menggunakan telepon genggam.

Setelah itu keluar warung dan memberitahukan apa yang disaksikannya di dalam kamar.

Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pulaulaut Timur guna proses hukum lebih lanjut.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas