Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dianiaya Suaminya Sendiri, Seorang IRT di Sukabumi Harus Dirawat Intensif, Dokter: Luka di Kepala

Kabag Umum dan kepegawaian RSUD Syamsudin SH, Supriyanto menuturkan, korban mendapatkan luka di kepalanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dianiaya Suaminya Sendiri, Seorang IRT di Sukabumi Harus Dirawat Intensif, Dokter: Luka di Kepala
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah kabar terbaru soal seorang ibu rumah tangga berinisial ER (54) yang dapatkan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri, DR (57), Jumat (29/3/2024) lalu.

Kini, ER tengah berbaring di RSUD Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan.

Kabag Umum dan kepegawaian RSUD Syamsudin SH, Supriyanto menuturkan, korban mendapatkan luka di kepalanya.

"Waktu korban datang dengan luka di daerah kepala dan langsung menjalani perawatan medis," ujarnya seperti yang diwartakan TribunJabar.id.

Untuk mengatasi luka tersebut, korban akan dioperasi dan mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis saraf.

"Ada tindakan (operasi) dan lain-lain hari ini, karena ada luka di kepala jadi akan ditangani oleh dokter bedah saraf," tuturnya Supri.

Beruntung, saat ini korban masih dalam kondisi normal dan masih bisa menjawab tentang keadaan di sekelilingnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita lihat perkembangannya, tentunya kalau tindakan medis kan ada risiko ya,"

"Nanti kita lihat pasca tindakan itu ada hal-hal yang mengkhawatirkan atau seperti apa, kita lihat perkembangannya." tutup Supriyanto.

Diwartakan sebelumnya, ER yang merupakan warga Kampung Undrus, Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Sukabumi, Jawa Barat mendapatkan luka di kepala karena dipukul pakai kayu yang digunakan untuk menumbuk uli ketak.

Kapolsek Caringin, Ipda Sugiarto menuturkan, pelakunya adalah suami dari ER.

Baca juga: Oknum Polda Kepri Dilaporkan Istri Siri Atas Kasus KDRT, Korban Dihamili saat Masih Pendidikan

"Kejadian kasus KDRT itu di duga kuat oleh suaminya sendiri, tepatnya terjadi sekira pukul 11.30 WIB," ujarnya, Minggu (31/03/2024).

TribunJabar.id mewartakan, KDRT bermula dari dari ER dan pelaku yang berinisial DR (57) cekcok karena urusan rumah tangga.

"Kronologinya itu saat terjadi percekcokan, DS merasa kesal atas perilaku ER yang sudah tidak pulang ke rumah selama dua hari tanpa kabar," ujarnya.

Tak bisa membendung amarah, DR pun mengambil kayu yang digunakan untuk menumbuk di dapur.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas