Penembakan Kasat Reskrim Polres Solok Disebut Tak Manusiawi, Kabag Ops AKP Dadang Terancam PTDH
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, mengatakan pelaku penembakan perwira melepaskan tembakan sebanyak dua kali. Pelaku terancam PTDH.
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Whiesa Daniswara
Jenazah korban akan diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk dimakamkan.
Ketua Majelis GPIB Jemaat Efrata Padang, Salmon Leatemia, menyatakan AKP Ulil Ryanto Anshari merupakan sosok yang ramah dan tekun beribadah.
"Kami biasa memanggil Bang Ulil, beliau jemaah di GPIB Padang di Jalan Bagindo Aziz Chan nomor 19, beliau bertugas di Solok Selatan," ungkapnya, Jumat, dikutip dari TribunPadang.com.
Ia mengenal AKP Ulil Ryanto Anshari sejak setahun lalu lantaran menjadi salah satu jemaah di GPIB Efrata Padang.
Baca juga: Senin Depan DPR Datangi Polda Sumbar dan Polres Solok Selatan Buntut Kasus Polisi Tembak Polisi
"Kalau tidak ada tugas yang menyita waktu, maka beliau akan menyempatkan hadir di GPIB Padang," lanjutnya.
Pihak GPIB Efrata Padang telah berkomunikasi dengan GPIB Makassar untuk proses pemakaman AKP Ulil Ryanto.
"Seingat saya almarhum baru bertugas setahun, kami cukup dekat, beberapa kali bertemu. Natal tahun lalu masih bersama-sama, setelah tanggal 25 Desember masih makan bersama," tukasnya.
Sebagian artikel telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Ditangani Polda Sumbar, Pelaku Sudah Diamankan
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunPadang.com/Fuad Zikri/Gaffar Ramdi)